Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DESA Sinar Hadigala, salah satu desa dengan status desa maju di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan satu dari 16 desa yang ada di Kecamatan Tanjung Bunga.
Memiliki luas wilayah sekitar 120 kilometer persegi. Desa Sina Hadigala dikelilingi rimbun pohon kelapa, tanaman jambu mete, mangrove dan tanaman lainnya. Hamparan laut lepas yang luas membentang.
Alam masih menyediakan nafas kehidupan warga desa untuk menyambung hidup. Perkebunan yang subur dan lautan yang kaya. Tidak heran bila mayoritas penduduk Desa Sinar Hadigala bermata pencaharian sebagai petani dan nelayan.
Baca juga: Warga Flotim Gelar Pawai Obor Sambut HUT Ke-78 RI
Pemerintah Desa Sinar Hadigala juga peduli pada isu ekologi. mereka menggerakkan elemen masyarakat untuk menjaga kawasan pantai. Merawat dan membudidayakan tanaman mangrove yang kini seluas 500 hektar.
"Kita memiliki garis pantai yang indah ditumbuhi mangrove dan endemik, hanya tumbuh di sini saja," kata Kepala Desa Sinar Hadigala, Siprianus Keladu Kelen.
Selain itu, kawasan laut Desa Sinar Hadigala juga kaya dengan terumbu karang. Terumbu karang yang masih bagus dan sehat akibatnya potensi ikan melimpah.
Baca juga: Pemkab Flotim dan PDHI NTT Gelar Baksos Vaksinasi Rabies dan Sterilisasi
"Terumbu karang masih bagus. Dan hari ini kita punya nelayan yang alih profesi dari petani dan itu sudah banyak," ungkapnya.
Kondisi ini mengubah sistem kerja yang semula petani perlahan berpindah menjadi nelayan. Pemerintah Desa Sinar Hadigala mengintervensi pemberdayaan nelayan melalui penyediaan prasarana melaut.
"Desa sudah bantu peralatan untuk nelayan tapi belum memenuhi standar yang baik sehingga peningkatan pendapatan nelayan belum maksimal
Sumber daya alam Desa Sinar Hadigala terbilang melimpah. Banyak potensi desa yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Siprianus memetakan potensi wisata mulai padang savana Kuru Baung, air terjun, hutan mangrove, pantai, terumbu karang dan hasil laut lainnya. Namun, potensi ini belum dikelola dengan baik oleh desa.
"Kami belum bisa dikatakan mandiri karena belum punya pendapatan asli desa (PAD). Sehingga potensi wisata ini bisa dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan desa," ujar Siprianus.
Indeks Desa Membangun (IDM) sebagai desa maju sejak 2021 masih bertahan hingga 2023. Pengembangan sumber daya manusia yaitu masyarakat desa tak cukup.
Siprianus mengatakan, pengembangan sumber daya alam yaitu aset pariwisata yang ada dapat menarik banyak pihak dan memberikan pendapat untuk desa. Sehingga harapan desa mandiri dapat terwujud seiring dengan tema HUT ke-78 RI yaitu 'Terus Melaju Untuk Indonesia Maju'. (Z-1)
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Struktur batuan yang menjulang dan berlekuk dramatis menghadirkan panorama eksotis yang kerap dijuluki “Grand Canyon”-nya Pulau Sabu
PRODUKSI gabah kering giling (GKG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 2025 hampir menembus angka 1 juta ton. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan pangan.
SEBUAH kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Flores, tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain Minyakita, tim juga menemukan harga cabai rawit Rp75.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, bawang putih Rp45.000/kg, daging sapi Rp105.000/kg, daging ayam Rp40.000/kg.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved