Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MASA jabatan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan berakhir September nanti. Pria yang akrab dipanggil Kang Emil itu menyatakan untuk saat ini yang paling rasional untuk kelanjutan karier politiknya ialah kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Barat.
"Saya orang yang selalu berpikir rasional. Yang paling rasional buat saya ke depan ialah menjabat gubernur jilid 2," ungkapnya saat menghadiri Jambore Jurnalis IJTI Jawa Barat, di Maribaya, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (15/8) malam.
Namun, dia mengaku mendapat tawaran untuk maju ke DKI Jakarta, karena hasil survei bagi dirinya untuk posisi Gubernur DKI Jakarta sangat tinggi.
Baca juga : PN Bandung Mulai Gelar Sidang Perdana Gugatan Panji Gumilang kepada Ridwan Kamil
"Ada banyak pertimbangan kenapa saya belum menentukan sikap untuk maju ke DKI atau cawapres dan sebagainya. Saya hanya memastikan hitungan politik tidak bisa dipastikan saat ini, bisa berubah kapan saja. Jangan percaya seperti akhir waktu penentuan,” tandas Emil.
Sementara jika ditakdirkan kembali memimpin Jawa Barat, dia berjanji
akan menuntaskan semua kekurangan setelah selama 5 tahun menjabat. Yang sudah baik akan dijaga.
Baca juga : Relawan RK Turun di Seluruh Jabar untuk Menangkan Prabowo
"Obsesi saya ialah menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi juara yang mampu mendukung Indonesia menjadi negara dengan ekonomi terkuat ke 4 pada 2045. Ini obsesi saya, karena dengan perhitungan yang matang saya meyakini Jawa Barat akan menjadi penopang utama Indonesia menjadi negara super power ke 4 pada 2045,” jelasnya.
Kang Emil mengakui masih banyak pembangunan di sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Barat yang masih tertunda selama 5 tahun kepemimpinannya. Diantaranya jembatan di Pangandaran dan sejumlah rencana pembangunan lain.
Dia menambahkan selama 5 tahun menjabat ada 545 penghargaan yang diraih Provinsi Jawa Barat.
"Memang masih banyak kekurangan akibat pandemi covid-19." (Z-5)
FENOMENA warga berebut uang receh dengan menyapu koin di Jembatan Sewo, Pantura kembali terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM memberi kompensasi
Pemberian kompensasi dilaksanakan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas di jalur nasional dan provinsi
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM memberikan kompensasi bagi 483 orang kusir delman dan tukang becak di 12 kecamatan di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat
Tri lebih dulu menyampaikan apresiasi atas berbagai dukungan Pemprov Jawa Barat terhadap pembangunan di Kota Bekasi, mulai dari pengembangan kawasan wisata Kalimalang
orangtua siswa SMK Islamic Development Network atau IDN Boarding School menggeruduk Bale Pananggeuhan Gedung Sate, Selasa (10/3. Mereka memprotes karena Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Secara khusus, Dedi menyebut wilayah Cibarusah, Kabupaten Bekasi, sebagai salah satu daerah yang akan mendapatkan alokasi anggaran relatif besar untuk perbaikan jalan pada tahun ini.
PASAL mengenai persyaratan calon Presiden dan calon Wakil Presiden dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu atau UU Pemilu kembali digugat ke MK agar bebas dari nepotisme
UU Pemilu digugat meminta keluarga Presiden dan/atau Wakil Presiden yang sedang menjabat dilarang mencalonkan diri sebagai capres dan cawapres
PSI mengatakan keputusan soal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto pada pilpres 2029 akan diserahkan pada presiden.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved