Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Komodo, menggelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Tahun 2023, pada Senin (14/08) di Aula Setda Manggarai Barat (NTT).
"Tujuan kegiatan ini adalah menghasilkan alumni Sekolah Lapang Cuaca Nelayan yang bisa menjadi agen-agen BMKG yang peduli dan mawas diri terhadap informasi cuaca maritim" jelas Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto secara hibrida.
Guswanto menambahkan program SLCN dilakukan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Guswanto menegaskan BMKG mendukung kegiatan yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Karena itu BMKG mengembangkan literasi informasi cuaca dan iklim dalam menunjang keselamatan, dan kesejahteraan nelayan.
Baca juga: BMKG Prakirakan Cuaca di Kota Besar Indonesia Berawan
Senada diungkapkan Sekretaris Korpri BMKG, mewakili Deputi Maritim BMKG, Edison Kurniawan.
"Program SLCN dibuat sebagai dukungan terhadap kegiatan pemerintah dalam hal ketahanan pangan serta Nawacita pembangunan di bidang kelautan, serta kontribusi ketahanan pangan nasional perikanan terhadap perekonomian nasional termasuk juga ketahanan perikanan" ungkap Edison.
Baca juga: Menyusuri Pulau Flores Dengan Kayak Laut
Edison menegaskan BMKG terus berupaya dekat dengan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman kepada para nelayan dan penyuluh perikanan terkait informasi cuaca, iklim dan pemanfaatannya.
SLCN sendiri merupakan kegiatan yang diselenggarakan dengan konsep sekolah lapang untuk memberikan informasi dalam pemanfaatan produk informasi cuaca dan iklim laut yang dikeluarkan oleh BMKG.
Sampai dengan tahun 2022, SLCN telah dilaksanakan di berbagai provinsi dengan jumlah peserta sudah mencapai kurang lebih 10.033 peserta di 159 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.
Sedangkan SLCN tahun 2023 akan dilaksanakan di 51 lokasi yang direncanakan dengan target peserta kurang lebih 5078 nelayan.
"Melalui SLCN ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terutama nelayan tangkap baik laut, danau, sungai dan petambak garam terhadap informasi cuaca dan iklim laut sehingga nantinya berkontribusi terhadap perekonomian nasional," pungkasnya. (Z-7)
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta hari ini, 25 Maret 2026, akan didominasi hujan ringan di siang hari dengan suhu udara mencapai 31°C. Cek selengkapnya.
Kombinasi suhu dan kelembapan tersebut menyebabkan suhu yang dirasakan masyarakat bisa lebih tinggi dari angka sebenarnya.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG rilis peringatan gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan Indonesia 19-22 Maret 2026. Cek daftar wilayah dan imbauan keselamatan pelayarannya.
BMKG merilis prakiraan cuaca DKI Jakarta 19 Maret 2026. Waspadai potensi hujan sedang hingga lebat pada sore hari di Jakarta Selatan dan Timur.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menerima kunjungan Menteri Pembangunan Internasional Norwegia, Asmund Aukrust, untuk meresmikan program yang telah berlangsung sejak Agustus 2025.
Pertanian regeneratif adalah pengelolaan holistik yang berbeda dengan konsep keberlanjutan (sustainable) biasa.
Indonesia memiliki modal besar dalam menghadapi krisis iklim global melalui ekosistem karbon biru yang melimpah, mulai dari hutan mangrove, padang lamun, hingga rawa pesisir.
Dalam pemaparan hasil kajian, para peneliti menegaskan bahwa dampak krisis iklim tidak dirasakan secara setara.
Informasi iklim memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan masyarakat.
Faktor-faktor ini berdampak pada banyak spesies yang hidup di habitat berpasir, mengurangi kesempatan bagi sektor pariwisata dan perikanan, serta meningkatan ancaman
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved