Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK pandemi covid-19 melanda, platform e-commerce menjadi andalan para penjual dan pengusaha industri rumahan. Namun tidak semua platform memberikan peluang bagi UMKM untuk bisa menembus pasar ekspor. Pengusaha industri rumahan bernama GaleryFashion123, Natalia Dewi Puspita, di Solo menjadi salah satu pelaku usaha yang berhasil mendulang peluang di pasar ekspor.
"Awal 2021, usaha yang saya bangun hampir gulung tikar. Saya tahu bahwa berjualan harus merambah ke ranah digital, tetapi memang belum tahu caranya. Terus dengar Shopee buka kampus buat UMKM di Solo dan tertarik ikutan," jelas Natalia saat dihubungi.
Dalam pelatihan selama 2 bulan, dia mempelajari cara meningkatkan performa toko dan cara mengoptimalkan fitur-fitur promosi. Natalia berhasil menjaga keberlangsungan bisnisnya dengan fokus berjualan di Shopee dan bantuan kampus UMKM Shopee. Hasilnya, omzet penjualan dari usaha fashion wanita itu naik hingga 49%.
Baca juga: Pemprov Sultra Mulai Antisipasi El Nino dan Kekeringan
"Saya praktikkan semua ilmu yang saya pelajari. Dan ya alhamdulillah omzetnya berhasil naik dan bisnis saya juga bertahan," tambahnya. Total pegawai yang justru mendapat pekerjaan di tengah pandemi pada 2021 mencapai 77 orang.
Tidak hanya berhenti di situ, Natalia yang mengekspor produk buatannya ke Singapura dan Malaysia. "Waktu tahu produk saya ada yang beli di luar negeri rasanya senang banget. Enggak menyangka produk buatan Solo juga ada yang tertarik beli di luar negeri. Waktu itu yang pertama dapat pesanan dari Singapura," jelas Natalia.
Baca juga: Kota Malang Siapkan Peta Jalan Pariwisata Masa Depan
Shopee yang merupakan satu-satunya cross border commerce yang menghasilkan peluang bagi UMKM untuk bisa menembus pasar ekspor mulai melalui program Ekspor Shopee. Program ekspor ini merupakan gebrakan besar bagi pelaku UMKM lokal dengan memanfaatkan mekanisme cross border commerce. Program ini memberikan kemudahan bagi pegiat UMKM lokal seperti Natalia untuk bisa mengekspor produknya ke mancanegara dengan mekanisme yang sangat mudah.
Berbeda dengan mekanisme ekspor konvensional yang harus memenuhi kuota tertentu, program ekspor Shopee memungkinkan UMKM mengekspor produknya dalam kuantitas yang kecil sekalipun. Harga rata-rata UMKM yang dieskpor melalui cross border commerce juga di bawah US$100.
Shopee juga menggelar Gerakan Ekspor UMKM Shopee Serentak 10 Kota. Kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya peluang kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki program penguatan untuk UMKM agar bisa memanfaatkan fasilitas Kampus UMKM Shopee dan Kampus UMKM Shopee Ekspor yang tersebar di 10 kota di Indonesia. Dengan fasilitas ini, Shopee menargetkan 500 ribu UMKM Ekspor di 2030. (RO/Z-2)
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Salah satu Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Widayani Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema 'Edukasi kewirausahaan sejak usia dini.
Gus Falah menegaskan, adalah keharusan bagi santri untuk menguasai berbagai bidang, mulai dari teknologi, sains, politik, hingga kewirausahaan.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved