Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA orang wanita diduga pasangan sesama jenis, nekat hendak merampas taksi online yang terjadi di wilayah hukum Polres Cianjur, Jawa Barat, Jumat (21/7) dinihari. Namun, aksi mereka gagal berkat keberanian sopir taksi online yang juga seorang perempuan.
Berdasarkan informasi dari Polres Cianjur, aksi pencurian dengan kekerasan (curas) sudah direncanakan kedua orang tersangka yakni NA dan NP. Keduanya yang tinggal di salah satu tempat kos di Pasir Jambu, Bogor Timur, Kota Bogor itu, mempersiapkan berbagai peralatan termasuk senjata tajam untuk melancarkan aksinya.
Secara acak, mereka pun memesan taksi online. Diperolehnya taksi online yang dikendarai korban.
Baca juga : Festival Bawang Merah Brebes untuk Jaga Stabilitas Harga dan Stok
Kedua tersangka dijemput korban di lokasi berdasarkan aplikasi. Mereka minta diantarkan ke salah satu tempat di Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur.
Sesampainya di Kecamatan Cibeber sesuai permintaan, kedua tersangka meminta berhenti di tempat yang sepi. Korban rupanya mencium gelagat mencurigakan. Terlebih, saat itu waktu menunjukkan sudah memasuki dini hari.
Baca juga : Pemprov Jambi Dukung UMKM Naik Kelas Lewat 3 Modal
Korban menolak permintaan tersangka. Kedua tersangka pun memaksa tetap minta diberhentikan di tempat sepi.
Korban nekat memilih tancap gas. Namun akibatnya korban mendapat hampir 10 luka tusuk dari senjata tajam yang memang sudah dipersiapkan kedua tersangka.
Di tengah kondisi yang membahayakan keselamatannya, korban akhirnya menemukan kerumunan warga di Kampung Cipaku RT 01/05 Desa Cipetir Kecamatan Cibeber sekitar pukul 02.30 WIB, Jumat (21/7).
"Warga yang mendapati teriakan minta tolong segera mendekat ke arah mobil (taksi online). Warga segera memberikan pertolongan dan mengamankan kedua pelaku. Kemudian warga mengontak Polsek Cibeber," kata Kapolres Cianjur Ajun Komisaris Besar Aszhari Kurniawan kepada wartawan saat konferensi pers pengungkapan kasus di halaman Mapolres Cianjur, Jumat (21/7).
Aszhari menyebut kasus tersebut terbilang cukup langka. Artinya, terduga pelaku berjenis kelamin perempuan sekaligus korbannya yang merupakan sopir taksi online juga seorang perempuan.
"Tersangka atas nama NA merupakan warga Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur dan tersangka NP merupakan warga Bogor. Sedangkan tersangka NP berusia 17 tahun atau masih di bawah umur. Korbannya sendiri merupakan seorang perempuan bernama Geyflin Trise," ujar Aszhari.
Aszhari menuturkan motif di balik aksi nekat kedua tersangka didasari faktor ekonomi. Kedua tersangka mengaku sedang mengalami krisis keuangan.
"Mereka kepepet butuh uang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Pengakuan tersangka, mereka sudah tidak dibantu lagi keluarga," tuturnya.
Aszhari menuturkan kedua tersangka terindikasi merupakan pasangan sesama jenis. Bahkan tim penyidik sempat menanyakan status hubungan di antara keduanya.
"Pada saat penyidik menanyakan status hubungan mereka, mereka pun mengiyakan. Pengakuan dari pelaku ini bahwa pelaku juga diduga sakit hati oleh pasangan sesama jenis yang sebelumnya. Sehingga ingin melampiaskannya ke orang lain," bebernya.
Dari kedua tersangka polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya sebilah sangkur bergerigi, sebilah pisau belati bergagang kayu, sebuah palu bergagang warna hitam, kunci L, telepon genggam, tas, ransel, dan lainnya.
Kedua tersangka dijerat Pasal 365 ayat 4 KUHPidana. Ancaman hukumannya seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun penjara. (Z-5)
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Anak akan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.
Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi mereka dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Pembangunan renovasi bangunan rutilahu milik almarhum dikerjakan setelah terlebih dulu dilakukan survei dan kajian.
Data anak yang kedapatan tidak sekolah itu diperoleh dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). Pendataan dilakukan melalui hasil survei pada tahun lalu.
Upaya mensterilkan lahan eks TPA Pasirsembung akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga.
Rute kereta api wisata Jaka Lalana diharapkan bisa memperkuat potensi penerimaan pendapatan daerah karena Cianjur akan menjadi destinasi para wisatawan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved