Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK tujuh orang pelaku pemalakan pengunjung di Asrama Haji Sudiang Makassar, Sulawesi Selatan, diamankan petugas Kepolisian Sektor Biringkanaya, Makassar, setelah menerima laporan dari korban saat pengantar, juga penjemput jemaah haji. Tujuh orang tersebut adalah Fer, 20, Mir, 28, Muh, 23, Mad, 27, Fan, 31, Faj, 33 dan Dir, 18.
Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Komisaris Besar Mokhamad Ngajib mengatakan, para pelaku diduga sudah beraktivitas sejak hari kedatangan pengantar jemaah dari daerah masing-masing hingga penjemputan.
Dari aduan pelapor, para pelaku beraksi dengan modus sebagai juru parkir liar. Mereka meminta paksa retribusi parkir kepada penjemput jemaah haji, dengan nilai Rp100 ribu.
Baca juga: 106.298 Jemaah Haji Tercatat Sudah Tiba di Tanah Air
"Jika tidak memberi uang, pengendara tidak diperkenankan masuk ke area Asrama Haji Sudiang. Pelaku juga mengancam memukuli korbannya jika permintaan tidak dipenuhi," lanjut Ngajib.
"Penangkapan dilakukan, berdasarkan informasi laporan masyarakat. Ada dua orang yang melaporkan soal pemalakan melalui nomor layanan Bantuan Polisi. Masyarakat bisa mengadu melalui nomor 0821-3366-9110," sambungnya.
Baca juga: Tiga Desain Penyelenggaraan Haji Disiapkan, Durasi Bisa Lebih Pendek
Lalu, para pelaku ditangkap tim gabungan Unit Reserse Kriminal dan unit Sabhara, di sekitar Asrama Haji, sekitar pukul 23.40 Wita. "Semalam ibu Wakapolsek Biringkanaya, AKP Ema Ratnam yang langsung pimpin penangkapan ketujuh orang tersebut, dan mereka sementara diproses," ungkap Ngajib.
Untuk omzetnya yang dihasilkan dari ketujuh pelaku, masih didalami penyidik. "Tetapi dari tujuh pelaku ini rata-rata adalah tukang ojek, ada juga supir pete-pete, ada karyawan swasta, pengangguran. Mereka ini warga Biringkanaya," pungkasnya. (Z-10)
Para peserta mulai menemukan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, kegembiraan, dan kekompakan selama mengikuti pelatihan.
Pemahaman terhadap regulasi media sosial di Arab Saudi menjadi hal penting yang wajib ketuhui, baik oleh petugas maupun jemaah haji.
Jemaah haji diharapkan mulai membangun kebiasaan positif sejak dini untuk menghadapi perbedaan iklim dan aktivitas fisik yang berat di Arab Saudi.
Metode pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan konsep semimiliter menjadi pendekatan baru dalam membentuk karakter petugas haji yang akan melayani jemaah.
Beberapa peserta diklat diketahui mengidap penyakit yang berisiko tinggi mengganggu tugas lapangan, seperti Tuberkulosis (TB) dan gangguan ginjal.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) harus mampu menghadirkan layanan secara nyata di lapangan.
Istitaah kesehatan calon jemaah haji Indonesia 1447H/2026M menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri mendorong akselerasi pembangunan Gedung Asrama Haji Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. Saat ini gedung itu dalam tahap pembangunan.
Jemaah calon haji embarkasi Padang disuguhkan bubur kacang hijau di atas bus.
Cek kesehatan terakhir ini untuk memastikan kondisi para jemaah haji sebelum di terbangkan ke Madinah Mekkah melalui Embarkasi Palembang, Jumat (9/5).
Kelompok terbang pertama yang akan diberangkatkan adalah jemaah asal embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG-01)
Secara keseluruhan, katanya, di Mekkah tersedia 204 hotel untuk jemaah. Sementara di Madinah sekitar 90 hotel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved