Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan seorang anak buah kapal (ABK) KM Permata Maju setelah tujuh hari lalu dilaporkan hilang di perairan Selat Malaka. Jasad seorang ABK KM Permata Maju dievakuasi pada Minggu (16/7) malam.
Evakuasi dilakukan setelah sebelumnya korban ditemukan di perairan Selat Malaka. "Pukul 22.05 WIB personel tim SAR Gabungan tiba di lokasi penemuan korban," ujar Budiono, Kepala Kantor Basarnas Medan, Senin (17/7).
Seorang ABK KM Permata Maju bernama Deddy Susilo sebelumnya dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut saat menurunkan pukat di perairan Selat Malaka. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (9/7) dini hari sekitar pukul 02.35.
Sebelum terjatuh, pria berusia 37 tahun itu berjalan di sebelah kiri lambung kapal hendak menurunkan pukat ke laut untuk menangkap ikan. Namun, belum diketahui penyebabnya, korban mendadak terjatuh ke laut dan menghilang.
Kemudian nakhoda kapal dan seluruh ABK langsung melakukan pencarian, tetapi tidak kunjung menemukan korban. Hingga pada Senin (10/7) siang, kejadian tersebut dilaporkan ke Kantor Basarnas Medan.
Saat masih melakukan pencarian pada Sabtu (15/7) sore sekitar pukul 17.25, tim SAR gabungan yang dibentuk Basarnas Medan mendapat informasi mengenai penemuan Deddy Susilo. Mereka menerima informasi ada kapal nelayan yang menemukan korban berjarak sekitar 40 Nautical Mile (NM) menuju arah utara dari Pelabuhan Belawan, Medan.
Selanjutnya tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi korban yang sudah meninggal dunia menggunakan Kapal SAR RB 203. Jasad korban selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Belawan dan tiba pada Minggu (16/7) pukul 01.00. "Korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga yang sudah menunggu di dermaga," pungkas Budiono. (Z-2)
PDI Perjuangan meminta Riau menggeser orientasi pembangunan menuju ekonomi maritim dengan menjadikan Selat Malaka sebagai pusat pertumbuhan
Di pesisir pantai tempat pendaratan ikan kawasan Ujoeng Pi, Laweueng, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie misalnya, puluhan perahu mesin milik nelayan setempat berhenti beraktivitas.
Keresahan para nelayan itu karena gelombang tinggi dan angin kencang tidak menentu arah, sehingga perahu mereka terombang-ambing tidak tentu arah.
HARGA berbagai jenis ikan di Provinsi Aceh sudah sekitar dua bulan terakhir bertahan tinggi.
KKP menangkap satu kapal ikan asing berbendera Malaysia yang diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Selat Malaka.
KKP berhasil mengamankan lima unit Kapal Ikan Asing (KIA) pencuri ikan yang sedang beraksi di perairan Samudera Pasifik wilayah Sulawesi, dan Selat Malaka.
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
SEORANG pekerja perusahaan sawit bernama Muhammad Rosaid Amar alias Edo (33) tenggelam di Sungai Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Total delapan santriwati terseret arus Sungai Lusi saat hendak mencari kerang setelah mengunjungi rumah ustaz di bantaran sungai.
TIGA orang santriwati yang terseret arus sungai Lusi di Kelurahan Kedungjenar, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ditemukan tewas akibat tenggelam.
Proses evakuasi berlangsung cepat serta terkoordinasi dengan baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved