Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA masyarakat Desa Tanaduen Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, NTT, menyegel kantor desa mereka. Penyegelan dilakukan dengan cara menutup kantor desa, lalu menempelkan selebaran yang berisikan tuntutan warga kepada Kepala Desa Tanaduen.
Aksi ini dilakukan warga setelah mendatangi kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Inspektorat Kabupaten Sikka untuk mempertanyakan perkembangan penanganan kasus dugaan penyalahgunaan dana desa (DD) senilai Rp 360 juta pada tahun 2022.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris DPMD Sikka, Kandidus Latan menjelaskan, DPMD sudah mengambil keterangan para pihak yang diduga terlibat penyalahgunaan dana desa tersebut.
Baca juga: Hilang 5 Hari, Nelayan Sikka Ditemukan di Sulawesi Selatan
"Iya memang kita ambil keterangan dari apa yang mereka sampaikan dan ada dokumen yang kita ambil waktu itu untuk sekedar menguji keterangan yang mereka berikan dan memang di situ ada nilai teridentifikasi dan terindikasi bahwa ada dugaan penyalahgunaan, salah satu indikatornya adalah dokumen pertanggungjawaban," jelas Kandidus Latan.
Usai dari Dinas PMD, warga Desa Tanaduen menuju Inspektorat Kabupaten Sikka. Inspektorat Sikka menyampaikan pihaknya telah melakukan pemeriksaan dan membuat LHP.
Baca juga: Polda NTT Amankan 2.5 Ton Pupuk Diduga Mengandung Bahan Peledak di Pulau Pemana
Setelah meninggalkan Kantor Inspektorat, warga bergerak menuju Kantor Desa Tanaduen untuk menyampaikan tuntutan mereka. Saat warga masyarakat tiba, Kepala Desa bersama perangkat desa langsung meninggalkan kantor desa.
Sikap Kepala Desa beserta perangkatnya membuat warga kecewa. Mereka pun langsung menempelkan selebaran berisi tuntutan warga di depan pintu kantor desa.
Perwakilan masyarakat Desa Tanaduen, Amandus Ratason, kepada media ini, mengatakan aksi masyarakat desa Tanaduen sebagai kelanjutan dari gerakan yang sudah dilakukan sebelumnya.
"Mulai Januari, kami bersama tokoh masyarakat sudah menuju Dinas PMD dan Inspektorat menyampaikan tentang penyalahgunaan dana desa dan pengadaan ayam KUB. Kali kedua bulan Februari kami ke sana lagi, Inspektorat menyampaikan sudah 80% siap mau dilimpahkan ke Aparat Penegak Hukum (APH)," ujar Amandus kepada media ini.
Informasi yang dihimpun media ini, total kerugian negara akibat dugaan penyalahgunaan dana desa Tanaduen sebesar Rp360 juta lebih dan pengadaan ayam KUB Rp 98 juta.
(Z-9)
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Kepala daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memastikan kehadiran negara di setiap pintu rumah warga yang kesulitan.
RT dan RW bisa memantau adanya aktivitas judi online secara langsung di tengah masyarakat.
BPJS Ketenagakerjaan dan Camar Pademangan berkomitmen untuk mengoptimalkan program perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) di wilayah DKI Jakarta.
Ahli Waris mengaku tak menyangka mendapatkan uang santunan kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 42 juta.
Gerakan gotong royong melalui Jimpitan sangat inspiratif, dikarenakan dengan gotong royong seluruh warga akan terlindungi dari risiko-risiko di dalam bekerja.
BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Klaten, Jawa Tengah, menyerahkan santunan jaminan kematian (JKM) Rp42 juta kepada ahli waris Kasim,
KETUA DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, merasa berang terhadap tindakan Ketua RW 06 Pluit, Jakarta Utara, karena melakukan pelecehan terhadap warganya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved