Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Bidang Destinasi Pariwisata sekaligus Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Pariwisata DI Yogyakarta Kurniawan merespons positif rencana perpanjangan rute Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) hingga Surabaya yang melewati DI Yogyakarta.
Menurutnya, hal tersebut dapat mengeliatkan pariwisata di Yogyakarta. Saat ini Yogyakarta memiliki tiga destinasi unggulan yang menjadi daya tarik wisatawan yakni Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Kraton Yogyakarta.
"Kalau itu benar-benar singgah di Yogyakarta pasti makin luar biasa bagi destina wisata di sini," ujar Kurniawan saat Press Tour Infrastruktur DI Yogyakarta, Yogyakarta, Kamis (6/7).
Baca juga: Simak, Ini Dia Fasilitas 3 Kelas di Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Ia menerangkan wisatawan yang berada di luar Yogyakarta, utamanya yang berada di Pulau Jawa, membutuhkan akses untuk mengunjungi lokasi-lokasi destinasi di daerah tersebut, seperti moda transportasi kereta.
Proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya akan melewati wilayah Jakarta, Karawang, Kertajati, Purwokerto, Yogyakarta, Solo hingga Surabaya dengan jarak 888 kilometer.
Baca juga: Ada Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Bagaimana Nasib KA Argo Parahyangan?
"Akses ke Borobudur membutuhkan kereta juga. Kereta Cepat kan terhubung dengan moda angkutan udara, laut dan darat. Jadi, dampaknya pasti besar sekali," ucapnya.
Kurniawan menjelaskan di Kulonprogo tengah dikembangkan menjadi daerah aerotropolis atau kota dengan tata letak, infrastruktur, dan sektor ekonomi yang berpusat pada bandar udara sebagai kota bandara. Diketahui bahwa Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) berada di Kabupaten Kulonprogo masuk dalam tiga bandara terbesar di Indonesia.
Ia berharap dengan adanya proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya yang melewati Yogyakarta dapat mendorong Kulonprogo sebagai kota terintegrasi di Yogyakarta. (Z-6)
Jika Anda memiliki rencana untuk menikmati buka puasa di Yogyakarta, Novotel & ibis Yogyakarta International Airport Kulon Progo menjadi pilihan yang sangat menarik dan tak boleh dilewatkan.
Dinkes Kota Yogyakarta mengoptimalkan proses pemulihan kepesertaan Program PBI-JKN yang sempat dinonaktifkan.
SWISS-BELHOTEL Airport Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI Wates, Kulon Progo, untuk memastikan ketersediaan stok darah di wilayah ini.
MULAI pukul 00.00 WIB, Jumat (6/2), KAI Daop 6 Yogyakarta mulai membuka penjualan tiket untuk arus balik atau keberangkatan H+1 Lebaran.
Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, bertransformasi menjadi kawasan pedestrian penuh mulai 2026.
PEREMPUAN berusia 35 tahun asal Serui Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, ini dinobatkan sebagai lulusan tercepat jenjang Pendidikan Dokter Spesialis di Universitas Gadjah Mada (UGM).
INSTITUT Pariwisata (IP) Trisakti menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture dengan menghadirkan Ketua Otorita Administratif Khusus Oe-cusse Ambeno.
Istilah sustainable tourism kini mulai berevolusi menjadi regenerative hospitality, sebuah konsep di mana pelaku industri tidak hanya berusaha meminimalisasi dampak negatif,
Tren terbaru menunjukkan bahwa bagi Generasi Z, pengalaman kini menjadi faktor utama yang mendorong keputusan perjalanan, melampaui pertimbangan harga semata.
Pembangunan Bandara Internasional Chinchero di Peru menuai kontroversi. Mampukah infrastruktur ini menampung lonjakan wisatawan tanpa merusak kesucian Lembah Suci?
Pulau Sumba semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi unggulan pariwisata Indonesia.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved