Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
ELA Yuliani, 39, pekerja migran Indonesia (PMI), warga Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, hilang kontak dengan keluarga dan belum diketahui keberadaannya. Keluarga didampingi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP2MI) Jawa Barat, dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Garut membuat laporan pengaduan ke polisi.
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Enjang Tedi, mengatakan dirinya mendampingi keluarga Ela membuat laporan pengaduan ke polisi berkaitan dengan keberadaannya yang sudah tidak diketahui. Perkembangan terakhir berdasarkan penelusuran Kemenlu dan kantor perwakilan Riyadh di Saudi sudah kabur dari rumah majikannya. "Keberadaannya tidak diketahui, Kemenlu dan kantor perwakilan memerlukan dasar laporan pengaduan dari keluarga. Kami mendampingi Anjani Pebriani, putri dari Ela, membuat laporan pengaduan terkait keberadaannya dan memberikan keterangan siapa yang selama itu berangkat," katanya, Rabu (14/6/2023).
Ia mengatakan, laporan pengaduan ke polisi nanti menjadi dasar Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP2MI) Jawa Barat menyampaikan laporan ke Kemenlu untuk pencarian Ela yang berada di Riyadh. Sebelum dinyatakan hilang, Kemenlu sudah mengecek langsung keberadaan Ela Yuliani di rumah majikannya. Berdasarkan keterangan majikannya, Ela sudah kabur sejak Ramadan lalu.
Baca juga: Reporter TV Alami Begal Payudara, Polresta Palu Buru Pelaku
"Berdasarkan hasil keterangan dari NH yang merupakan sponsor Ela yang sedang bekerja di Dubai, Ela sudah kabur dari rumah majikan. Jadi keterangan dari NH dan keterangan dari Kemenlu kantor perwakilan sama, Ela sudah kabur dari rumah majikan. Namun, sekarang tidak pernah menghubungi keluarganya yang ada di Garut dan diperkirakan ketika Ela kabur dari rumah majikan tidak pergi ke Kedutaan Besar Indonesia di Arab Saudi sehingga tidak ada informasi," ujarnya.
Putri kandung Ela Yuliani, Anjani Pebriani, mengatakan pembuatan laporan pengaduan yang selama ini dilakukan berharap agar ibunya bisa segera diketahui keberadaannya. Sebelumnya, sang ibu diduga menjadi korban penganiayaan majikannya di Riyadh, Arab Saudi, dan terakhir komunikasi menangis minta pulang karena tidak tahan.
Baca juga: Polri Imbau Masyarakat tidak Mudah Terpengaruh Tawaran Kerja di Luar Negeri
"Ibu kandungnya berangkat ke Arab Saudi itu pada Oktober 2022 dan sejak keberangkatan keluarga di Garut sulit melakukan komunikasi tetapi hanya sesekali telepon tiga bulan terakhir. Namun, sampai sekarang untuk komunikasi terputus dan selama itu ibu menangis ingin pulang dan sudah tidak kuat hingga ada kabar mengalami kekerasan dan kami berharap agar ibu (Ela Yuliani) bisa kembali ke Garut dengan selamat," paparnya. (Z-2)
Selly pun menekankan agar pemerintah memberikan perhatian serius kepada jemaah umrah mandiri yang berpotensi tidak terdata secara menyeluruh oleh pemerintah.
Tengku Mohd Dzaraif mengatakan sebagian besar jamaah haji yang terlantar dijadwalkan pulang menggunakan penerbangan Malaysia Airlines.
Jemaah yang bisa masuk ke kawasan Timur Tengah dikhawatirkan tidak bisa keluar dari wilayah tersebut sampai waktu yang telah ditentukan.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, mengatakan bahwa calon jemaah umrah yang direncanakan berangkat hingga sebelum musim haji.
Kementerian Luar Negeri Kuwait mengutuk dengan sekeras-kerasnya serangan terhadap kedutaan besar AS di negara itu.
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh dilaporkan menjadi sasaran serangan drone pada Selasa (3/3). Insiden tersebut diumumkan Kementerian Pertahanan Arab Saudi.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Jalan penghubung itu ambles sepanjang 50 meter
JEMBATAN gantung Cimanisan, Kecamatan Pendeuy, Kabupaten Garut, Jawa Barat ambruk akibat luapan dan derasnya air Sungai Cikaengan.
Secara komulatif sejak 2004 hingga 2025 tercatat ada 1.806 kasus dengan angka kematian 470 meninggal dunia.
"Kasus DBD yang terjadi pada awal bulan Januari hingga September 2025 selama ini mengalami peningkatan, karena masyarakat masih abai membersihkan lingkungan sekitar."
Gempa Garut tersebut terjadi sekitar pukul 15:24 WIB yang berlokasi di 140 kilometer barat daya dari Kabupaten Garut, atau tepatnya ada di kedalaman 13 kilometer laut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved