Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG Hari Raya Idul Adha, pasar hewan di berbagai daerah di Pantura, Jawa Tengah banyak didatangi pengunjung. Mereka sengaja datang untuk menjual dan beli ternak sapi maupun kambing untuk persiapan kebutuhan hewan kurban.
Harga hewan ternak terutama untuk kurban seperti sapi dan kambing naik, untuk sapi rata-rata naik Rp1 juta-Rp2 juta per ekor sedangkan kambing Rp100 ribu-Rp200 ribu per ekor.
Pemerintah daerah setempat pun mengebut vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) untuk menjamin kesehatan ternak sapi dan kambing sehat saat pelaksanaan kurban.
"Idul Adha tinggal sepekan lagi, sejak sebulan lalu kita kebut vaksinasi LSD," ujar Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Jepara Mudhofir.
Baca juga: LSD Serang 21 Hewan Ternak di Depok
Dijelaskan Mudhofir, sejak awal Mei lalu hingga saat ini sudah ribuan hewan ternak seperti kambing dan sapi mendapat vaksin LSD.
Selain pemberian vaksin, juga dilakukan pengawasan ketat terhadap hewan ternak dengan menurunkan petugas dan melakukan pengetatan di perbatasan untuk memantau lalu lintas hewan ternak.
Hal serupa juga diungkapkan Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kabupaten Batang Windu Surajdi. Guna menjaga daging hewan kurban yang didistribusikan ke masyarakat dalam keadaan yang baik, vaksinasi LSD terus digencarkan jauh sebelum pelaksanaan kurban.
Baca juga: Krisis Air Bersih Mulai Terjadi di Pantura Jawa Tengah
Berdasarkan data yang ada, lanjut Windu, jumlah ternak yang sudah mendapat vaksinasi LSD sapi sebanyak 932 ekor, vaksinasi PMK sapi dosis satu 6.956 ekor sapi, dosis kedua 6.753 ekor sapi dan dosis tiga 5.526 ekor. "Kami berharap pada pelaksanaan pemotongan kurban nanti, tidak ada hewan berpenyakit yang dikurbankan," tambahnya.
Pelaksanaan Harian Kepala Dinas Peternakan dan Pertanian Kabupaten Pemalang Mu'minun, mengatakan sejak sebulan menjelang Hari Raya Iduladha terus mempercepat pelaksanaan vaksinasi PMK dan LSD ke hewan ternak.
Mu'minun mengatakan jumlah hewan ternak yang sudah divaksin LSD maupun PMK dosis 1-3 di daerah ini telah mencapai 23.000 ekor tersebar di berbagai kecamatan di Pemalang. "(Pemilik) peternakan jangan khawatir, ketersediaan vaksin cukup banyak," tambahnya. (Z-6)
Menurutnya, selama ini praktik pemotongan hewan kurban masih jauh dari standar ideal, baik dari sisi kesehatan, kebersihan, maupun pemanfaatan daging kurban.
Distribusi hewan kurban ini menyasar ke daerah tertinggal agar keberkahan Idul Adha tersebar merata.
Daya Group kembali menyalurkan hewan kurban sebagai bagian dari komitmen sosial perusahaan di wilayah sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.
Pembagian apresiasi dalam bentuk hewan kurban kambing kepada Mitra Pengemudi Grab telah dilaksanakan secara bertahap pada 2-4 Juni 2025 di lebih dari 30 kota.
Mitra Jejaring Kurban adalah sebuah inisiasi gerakan kurban dengan mekanisme jual langsung yang dilakukan mitra peternak individu Jaringan Dompet Dhuafa
Hari Raya Idul Adha bukan hanya bentuk ketaatan spiritual, melainkan juga momentum penting untuk menguatkan solidaritas sosial dan kepedulian terhadap isu-isu mendesak.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved