Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBERAPA daerah di pantura Jawa Tengah mulai mewaspadai kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meski hingga saat ini tidak ada laporan soal karhutla, namun kewaspadaan sudah ditingkatkan mengingat beberapa daerah di pantura, seperti Blora, Grobogan, Kudus dan Semarang, memiliki hutan dan lahan yang luas.
"Saat musim kemarau mulai melanda, kita fokus mengantisipasi terjadinya bencana karhutla," kata Pelaksana Harian Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Mundir, Rabu (7/6).
Berdasarkan data tahun lalu, di Kabupaten Kudus terjadi 65 kali peristiwa kebakaran dan sembilan kejadian di antaranya di lahan tebu.
Baca juga: Jatim Terjunkan Ratusan Petugas Cegah Karhutla di Jatim
Mundir mengatakan, kebakaran tidak hanya merusak lingkungan, juga sulit dipadamkan sehingga mengganggu kesehatan. Maka berbagai antisipasi dilakukan seperti meminta warga agar tidak membakar lahan sehabis panen dan ikut membantu mengawasi hutan di lereng Pegunungan Muria.
Kalakhar BPBD Kabupaten Semarang Juwair Suntara mengatakan hutan lebat ada di lereng Pegunungan Ungaran. Setiap tahun kerap terjadi kebakaran di sana. "Kami minta saat musim kemarau dan banyak pohon kering diminta tidak
membuang rokok atau menyalakan api sembarangan," ujar Juwair.
Baca juga: Kekeringan Mulai Landa Sejumlah Kawasan di Pantura Jawa Tengah
Kebakaran besar pada hutan di Pegunungan Ungaran pada 2018 dan 2019, bahkan pada Agustus 2015 terjadi tiga kali kebakaran dalam satu bulan hingga menghancurkan tanaman di area sekitar 14 hektare. (Z-6)
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berpotensi di sejumlah kawasan perairan utara Jawa Tengah yakni Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak dan Pati-Rembang.
Sabtu (27/12) ribuan perahu dan kapal nelayan, sejak dini hari tidak bergerak dan ditambatkan di sejumlah pelabuhan perikanan di daerah di Pantura Jawa Tengah.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di 25 daerah.
Perjalanan sejak pagi relatif lancar, namun kendala muncul saat memasuki wilayah Pekalongan akibat hujan lebat.
BENCANA angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Rabu (21/1/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan kerusakan parah.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved