Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Penjaga Toko Buah Mengamuk Bacok Tiga Orang di Kota Semarang 

Akhmad Safuan
18/2/2026 13:51
Penjaga Toko Buah Mengamuk Bacok Tiga Orang di Kota Semarang 
Polsek Banyumanik.(MI/Akhmad Safuan)

TRAGEDI pembacokan terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Tiga korban diserang di dalam rumah di Jalan Gaharu Raya, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Selasa (17/2) malam, hingga mengalami luka serta dilarikan ke Rumah Sakit Banyumanik.

Pemantauan Media Indonesia hingga Rabu (18/2) pagi, seorang penjaga toko buah di Banyumanik masih diperiksa di Polsek Banyumanik setelah ditangkap usai melakukan pembacokan terhadap tiga orang di dalam rumah di  Jalan Gaharu Raya, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Tiga korban pembacokan yakni Fitri, Ibnu, dan Eko masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Banyumanik akibat terkena bacokan senjata tajam yang diayunkan oleh pelaku pada Selasa (17/2) malam. "Saya tidak tahu persoalannya, tetapi antara pelaku dan korban teman nongkrong," ujar Tri Wulandari, 46, saksi mata dan pemilik rumah.

Menurut Tri Wulandari, peristiwa itu terjadi ketika tiba-tiba pelaku datang ke rumahnya dan menggoyangkan-goyang pagar depan. Kemudian pelaku langsung masuk ke rumah dan membacok tiga korban yang tinggal di rumah tersebut, bahkan sempat mengancam penghuni lain yang berjumlah 7 orang.

Setelah melakukan pembacokan, ungkap Tri Wulandari, pelaku pergi dan lalu ditangkap polisi. Para korban segera ditolong tetangga dan dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. "Saya sempat menarik anak saya agar tidak terkena bacokan sebelum pingsan di teras rumah," tambahnya.

Kepala Polsek Banyumanik Komisaris Hengky Peasetyo mengatakan dalam peristiwa pembacokan terhadap tiga warga tersebut, petugas mengamankan tersangka dan kini masih dilakukan pemeriksaan untuk mengungkap motif dan latar belakang yang membuat pelaku kalap.

"Tersangka sudah ditangkap. Kami melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi untuk penyelidikan lebih lanjut," ujar Hengky Peasetyo.

Berdasarkan keterangan sementara, keributan berujung pembacokan itu diduga karena masalah personal pribadi antara pelaku dan korban. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya