Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
KAWASAN lahan gambut di sekitar Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) terus terbakar.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, R Suria Fadliansyah, dalam laporannya Selasa (30/5) menyebut titik api dan kebakaran muncul di kawasan lahan gambut Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut sejak beberapa waktu terakhir. Kedua wilayah tersebut merupakan area sekitar Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru.
"Sejak beberapa waktu terakhir lahan gambut di wilayah Banjarbaru dan Tanah Laut terbakar," ungkap Suria.
Baca juga: Karhutla di Silaut Pesisir Selatan Berangsur Padam
Sejauh ini kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalsel masih bisa ditanggulangi petugas gabungan seperti Brigade Hutla, Manggala Agni, barisan pemadam kebakaran dan BPBD Kalsel maupun kabupaten/kota.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat pada Senin (29/5), kebakaran lahan gambut juga terjadi di dua daerah yaitu Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru. Luas kebakaran seluas tiga hektare yang membakar vegetasi berupa purun tikus, semak belukar, galam, dan kebun sawit warga.
Kebakaran kedua terjadi di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut seluas lima hektare. Jenis lahan terbakar adalah lahan gambut dengan vegetasi purun tikus dan bondong. Dikatakan Suria, sebagian besar kebakaran lahan di Kalsel ini disebabkan aktivitas pembukaan lahan.
Baca juga: Setiap Hari di Palangka Raya Terjadi Karhutla
Pada bagian lain Kepala Sub Bidang Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan melayangkan surat permintaan bantuan helikopter patroli dan water bombing kepada BNPB untuk membantu pemadaman karhutla lewat udara.
Ada enam daerah di Kalsel masuk kategori rawan karhutla dan dua diantaranya, yaitu Kota Banjarbaru dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan telah menetapkan status siaga darurat bencana karhutla. (Z-6)
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
KABUT asap dilaporkan menyelimuti Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Rabu (11/3) pagi.
Peneliti ETH Zurich temukan emisi gas rumah kaca dari danau hitam Kongo berasal dari gambut purba ribuan tahun.
Keberhasilan Indonesia mencapai target Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 sangat bergantung pada percepatan restorasi gambut.
Kemudian, memastikan masyarakat lokal, yang paling tahu tentang gambut, mendapatkan pelatihan dan dukungan
Data historis menunjukkan bahwa emisi gas rumah kaca (GRK) dari lahan gambut serta kebakaran hutan masih menjadi kontributor utama peningkatan emisi nasional.
Kolaborasi antara IPB University dengan Kyoto University bertujuan meningkatkan peran masyarakat sebagai ujung tombak dalam penuntasan masalah gambut yang masih berkelindan di tanah air,
Kubah gambut merupakan sumber air yang sangat penting bagi kesehatan tanah di sekitarnya, terutama saat musim kemarau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved