Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMUNITAS Sopir Truk (KST) Jawa Barat merespons persoalan yang dihadapi oleh sejumlah warga Kabupaten Garut, Jabar.
Koordinator Wilayah (Korwil) KST Jawa Barat Willy Sadli menjelaskan, pihaknya sudah sempat berdiskusi mengenai permasalahan dan tantangan yang dihadapi.
Sehingga, KST melakukan kegiatan bantuan sosial tersebut untuk memberikan stimulus maupun motivasi untuk warga setempat.
Baca juga: Tingkatkan Kapasitas Petani dan Penyuluh, Kementan Gelar Bimtek di Garut
"Alhamdullilah bantuan tersebut bisa diterima dengan baik dan kita mendapatkan respons baik dari masyarakat setempat," ujar Willy Sadli dalam Program Bantuan dan Borong UMKM di Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (17/5).
Borong Dagangan Pelaku UMKM
Dalam program tersebut, KST memberikan bantuan lemari pendingin dan memborong seluruh barang dagangan UMKM makanan yang sekaligus menjadi sarana pemasaran barang dagangan kepada masyarakat di lingkungan setempat.
Baca juga: 5.000 Wisatawan Kunjungi Situ Bagendit Selama Libur Lebaran 2023
"Di sini bagaimana kami melihat masyarakat memiliki potensi usaha yang bisa didorong dan kemudian bisa membangkitkan ekonomi di lingkungan sekitar, sehingga stimulus dari kami diharapkan bisa mengakselerasi pertumbuhan barang dagangannya," lanjut Willy
Willy berpesan agar masyarakat setempat bisa semakin maju dan berkembang sesuai apa yang diamanatkan Ganjar Pranowo dalam programnya.
Baca juga: Meninggal Dunia, Dua Wisatawan Hanyut di Pantai Santolo Garut
"Kami berharap masyarakat lebih maju lagi, bisa berkembang dan usahanya makin maju. Kami siap memfasilitasi dan membimbing agar mereka bisa mandiri," jelasnya.
Dalam jangka panjang, KST Jabar akan tetap fokus pada program kesejahteraan dan kemandirian para sopir truk di Jawa Barat.
"Komitmen kami terhadap para sopir truk akan terus membentu, saling bahu membahu dan gotong royong membantu agar para sopir truk bisa sejahtera," ungkap Willy.
Baca juga: P-24 Jabar Terus Sosialisasikan Sosok Anies Merasuk Hingga Pelosok Desa
Sementara itu, tokoh masyarakat setempat Dudung menyampaikan ucapan dan rasa terimakasihnya terhadap KST Jawa Barat atas bantuan dan dorongan yang diberikan.
Dudung berharap KST bisa terus bersinergi dengan masyarakat terutama yang beprofesi sebagai sopir truk.
"Terima kasih KST karena sudah bergerak langsung terjun ke masyarakat, semoga KST bisa membantu lebih banyak lagi untuk kesejahteraan bersama. Baik KST maupun Pak Ganjar maju terus," tutupnya. (S-4)
Sopir truk mengeluh kesulitan untuk mendapatkan solar di Jalur Pantura Brebes dan Tegal sudah terjadi sepekan terakhir.
SETELAH bertahan selama dua hari, akhirnya para pengemudi truk yang terjebak banjir di ruas Jalan Pantura Semarang-Demak dapat bantuan makanan siap saji, Jumat (24/10).
Pendapatan yang didapatkan oleh sopir truk sangat rendah dan sudah tidak ada kernet yang mendampingi sopir jika melakukan trip. Indonesia tidak mendapatkan sopir-sopir truk yang berkualitas
PARA sopir truk seluruh Indonesia menolak penyelesaian Zero ODOL (Over Dimension Overloading) yang hanya mengutamakan sisi penegakan hukum semata.
KEMACETAN terjadi di sepanjang Jalan Majapahit, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Kamis (19/6). Kondisi tersebut disebabkan oleh aksi ratusan sopir truk yang melakukan mogok.
Ratusan kendaraan angkutan barang (truk) berbagai ukuran diparkiran di sepanjang ruas Jalan Lingkar Selatan (JLS) Pati.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved