Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRES Sikka AKB Nelson Filipe Diaz Quintas meminta warga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, untuk memotret dan merekam ulah oknum polisi yang melakukan tindakan yang menyimpang.
Jika ada bukti, warga dipersilakan mengirimkannya secara langsung melalui pesan singkat melalui ponsel ke Nelson yang berjanji akan segera menindak oknum itu.
Nelson mengatakan hal tersebut setelah mendengar langsung bahwa ada oknum polisi yang nakal dari seorang warga Sikka.
Baca juga: 155 WNI jadi Korban TPPO di Filipina, Libatkan Oknum Polisi
"Jadi kalau ada anggota saya yang neko-neko, main judi, atau melakukan pungli atau berlaku kasar kepada warga silahkan foto mukanya dan rekam video. Video itu langsung kirim ke nomor saya. Nanti saya langsung proses dan tindak oknum yang nakal itu," ujar Nelson ketika menyapa warga yang ada di RT 10, RW 4, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Jumat (12/5).
Dia pun meminta kepada warga tidak perlu takut untuk merekam apabila menemukan oknum polisi di Kabupaten Sikka yang melakukan pelanggaran.
"Saya akan memproses baik secara disiplin kode etik atau pidana jika jelas melanggar undang-undang dan pasti akan saya pecat. Semenjak saya kapolres, saya sudah pecat dua oknum anggota polisi," tegas dia.
Dia juga meminta lagi kepada masyarakat apabila menemukan oknum polisi yang tidak memberikan pelayanan yang humanis untuk segera melapor ke dirinya juga.
Baca juga: Tangkap Oknum Peneliti BRIN, Polri Turut Jaga Kerukunan Umat Beragama
Sementara itu, salah satu warga, Philipus Redo memberikan apresiasi atas kedatangan Nelson ke lingkungan tempat tinggalnya. Dia berterima kasih kepada Nelson yang bersedia mendengarkan isi hati warga.
Menurut dia, pertemuan antara kepolisian dan warga terdapat akan menghasilkan kedekatan antarkeduanya. "Jadi ada permasalahan, kami langsung curhat kepada Kapolres Sikka terutama berkaitan dengan keamanan dan ketertiban. Kami senang sekali," kata Philipus. (Z-6)
Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan dua ekor penyu laut dilindungi dari upaya perburuan di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Sayangnya, ekosistem berupa tanaman penyangga pantai, dibiarkan tanpa adanya tanda-tanda reklamasi.
Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menggelar pelatihan pengelolaan sampah
Kematian tragis ibu hamil Maria Yunita dan bayinya di Kabupaten Sikka, NTT, memicu kecaman keras dari masyarakat dan organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut.
Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka mendukung penuh pelaksanaan Festival Maumerelogia 5 yang akan berlangsung pada 15-24 Mei 2025.
Sebanyak empat orang yang diduga sebagai aktor intelektual di balik kasus Hak Guna Usaha (HGU) Tanah Nangahale di Kecamatan Talibura, Kabupaen Sikka, dilaporkan ke Polda NTT.
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
ABB di Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan berkolaborasi bersama Happy Hearts Indonesia (HHI) melalui program “Water for All”.
GUBERNUR NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengungkap potensi dampak serius terhadap sekitar 9 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemprov NTT.
KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) mengawal proses pemulangan 13 korban dugaan TPPO asal Jabar yang ditemukan di Kabupaten Sikka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved