Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMPERINGATI Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memberikan penghargaan kepada sejumlah dosen dan unit kerja atas berbagai prestasi nasional dan internasional yang sudah diraih.
Selain itu diadakan juga pameran lukisan yang berlokasi di ruang exhibition di Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) UPI. UPI juga menyelenggarakan ucapara yang dikuti oleh tenaga dosen, tenaga kependidikan serta para mahasiswa di UPI.
Humas UPI Bandung Yana Setiawan mengatakan, momentum Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2023 yang diselenggarakan oleh UPI, dimanfaatkan oleh para mahasiswa untuk memamerkan sejumlah karya seni dalam bentuk lukisan, sebagai aktualisasi peran dan fungsi mahasiswa dalam mengembangkan minat dan bakat serta keterampilanya selama menjadi mahasiswa di perguruan tinggi.
Baca juga : Menangis, Achiruddin Hasibuan Mengaku Dilarang Bertemu Anaknya yang Kecil
"Salah satu karya seni dalam bentuk lukisan yang menarik yaitu karya yang dipamerkan oleh Natasya yang merupakan mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan yang memiliki keterampilan dalam karya seni lukis. Karya yang dipamerkan menujukkan lukisan ekspresi diri dan emotional manusia dalam bentuk ekspresi diri yang menggambarkan psikologis manusia," jelasnya.
Menurut Yana, ada lima karya lukisan yang diciptakan dan dipamerkan Natasya yang merupakan media visual, sebagi bentuk edukasi kesehatan mental dan kesejahteraan mental manusia.
Baca juga : Refleksi Hari Pendidikan, Siswa di Inggris Betah Sekolah karena Jarang Diberi PR
Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan pameran yang diselenggarakan UPI dalam rangka peringatan Hardiknas, sejalan dengan fungsi sistem pendidikan nasional dalam mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
Bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif dan mandiri serta menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.
Karya lukisn pertama Natasya menggambarkan bagaimana pemikiran manusia yang berisik dan membuat mereka bingung sehingga tertekan secara psikologi. Lukisan kedua, menggambarkan ekpresi wajah dari lukisan satu, bahwa pikiran mempengaruhi ekpresi atau emosional kita diluar.
Lukisan ketiga, menggambarkan tentang manusia tidak bisa lepas dari kecemasan
berkaitan dengan lukisan nomor 1 dan 2. Lukisan keempat, menggambarkan bagaimana mereka bisa mengekpresikan diri, ketika psikologis mereka sejahtera, serta lukisan kelima, menggambarkan perempuan dan lak-laki menikmati wine sebagai salah satu bentuk dari healing untuk kesejahteraan mental mereka. (Z-5)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) meluncurkan Program Mahasiswa Pemberdayaan Masyarakat Berdampak (PM-BEM) di Desa Darmaga, Kabupaten Subang.
Lulusan UPI memiliki kemampuan untuk menaklukkan berbagai tantangan kehidupan dengan bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh di kampus
Di era digital, perempuan desa dan UMKM masih menghadapi keterbatasan literasi digital yang menghambat pemasaran produk lokal
Kehadiran Migrant Center ini sebagai upaya memberikan informasi kepada tenaga kerja yang hendak dikirim ke luar negeri
Dalam kegiatan ini, mahasiswa baru dikenalkan dengan kegiatan-kegiatan universitas, mulai dari kegiatan di tingkat universitas, fakultas, dan juga tingkat program studi (prodi).
Sasarannya ialah para guru, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Kelompok Sadar Wisata serta pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).
Dengan integrasi ini, para pelaku bisnis tidak hanya mendapatkan akses pasar, tetapi juga ruang untuk pertukaran pengetahuan dan kolaborasi lintas sektor yang lebih efisien.
Melalui pameran seni bertajuk Prosperous Horse Year, publik diajak merayakan pergantian tahun melalui deretan karya patung dan lukisan yang sarat akan makna optimisme.
Pasar barang mewah sekunder di Indonesia menunjukkan dinamika yang kuat.
Sejak pekan pertama Desember 2025, pameran ini telah menyambangi tiga titik pusat keramaian di Jakarta, yakni Masjid Istiqlal, Stasiun Tanah Abang Baru, dan berakhir di Ragunan.
Tahun 2025 menjadi tahun gemilang bagi reputasi akademik ITB.
MUSEUM Macan mempersembahkan Uma, karya terbaru untuk Ruang Seni Anak, yang dikembangkan oleh Ibu Arsitek, sebuah kolektif arsitek perempuan Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved