Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Kepolisian Perairan dan Udara, Polda Kalimantan Tengah meminta nelayan yang melakukan aktivitas di perairan untuk memperhatikan cuaca saat melaut. Pasalnya, saat ini Kalteng sedang berpotensi cuaca buruk.
"Dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa di saat cuaca
sedang buruk sangat tidak disarankan untuk pergi melaut atau belayar.
Karena hal tersebut beresiko tinggi dan dapat membahayakan keselamatan
mereka," ujar Direktor Polairud Polda Kalteng Komisaris Besar Boby Pa'ludin Tambunan, Jumat (5/5).
Di sisi lain, Kepala Perwakilan Ditpolairud Batanjung, Bripka Djoni, saat menyambangi nelayan yang sedang menangkap ikan menggunakan jaring, melakukan akvitas tanpa menggunakan alat keselamatan.
"Karena itu, kami langsung memberikan edukasi kepada nelayan untuk memperhatikan keselamatannya. Saat hendak berlayar harus menggunakan
alat keselamatan serta memperhatikan cuaca," paparnya.
Dia berharap masyarakat dapat lebih perduli atas keselamatan mereka. "Kami akan terus memberikan edukasi, sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan yang tidak kita inginkan, terutama di perairan daerah aliran Sungai Kapuas Batanjung ini." (N-2)
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Kecurigaan nelayan muncul ketika RMM menolak memberikan uang panjar untuk pembelian bahan bakar kapal dengan alasan pembayaran akan dilakukan setelah kegiatan memancing selesai.
Kondisi tersebut menyebabkan kapal yang baru kembali melaut harus menunggu hingga delapan jam hanya untuk menurunkan hasil tangkapan.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyoroti kondisi overkapasitas kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved