Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
TANOTO Foundation membantu Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mempercepat penurunan angka stunting di daerah itu selama empat tahun ke depan.
Head of Early Childhood Education and Development (ECED) Tanoto Foundation, Eddy Henry mengatakan, program penurunan stunting pada tahun pertama difokuskan di dua kabupaten yaitu Kupang dan Sumba Barat.
"Kita membuat satu konsorsium untuk menggalang dana, dan dibuat menjadi program," kata Eddy Henry kepada wartawan sesuai audiens bersama Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi di Kupang, Kamis (4/5).
Eddy bersama mitra kementerian dan lembaga bertemu wakil gubernur untuk melaporkan tentang program pengentasan stunting yang akan dijalankan di NTT tersebut.
Menurutnya, program ini antara lain menyasar peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, memantau akses kepada layanan gizi terutama bagi remaja serta palayanan pasangan usia subur dan keluarga stunting.
Sejumlah lembaga yang tergabung dalam program ini seperti BKKBN, Bank Central Asia, United States Agency for International Development (USAID), dan PT Aman Mineral Nusa Tenggara.
Baca juga: ASN Temanggung Diminta Fokus Atasi Stunting
Selain program penanganan stunting tersebut, menurut Eddy, tahun lalu, Tanoto membangun sarana air bersih di Kabupaten Timor Tengah Selatan serta peningkatan kapasitas bagi tenaga pendamping keluarga di setiap desa.
Chief of Party Program Patnership to Accelerate Stunting Reduction In Indonesia (PASTI), Maria Juliana Dejanti Akaratmi menambahkan pada tahun kedua program pengentasan stunting tersebut akan bertambah lagi dua kabupaten.
Menurut Maria, target penurunan stunting di NTT sama seperti target yang ditetapkan pemerintah. "Jadi program ini bernama PASTI, donornya tidak hanya Tanoto Foundation tapi partnership," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur NTT Josef Nae Soi mengatakan, per Februari 2023, angka stunting di NTT sebesar 15,7%. "Mudah-mudahan sudah mendekati angka 14% seperti target nasional," ujarnya. (A-2)
Di tengah pasar kerja yang makin dinamis dan persaingan talenta yang kian ketat, soft skills kini menjadi faktor pembeda utama lulusan perguruan tinggi.
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Tidak banyak kepala desa yang mau melanjutkan program setelah masa pendampingan berakhir. Namun kondisi itu tidak berlaku bagi Saeful Muslimin, Kepala Desa Tuwel, Tegal, Jateng.
Di SDN 015 Marangkayu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pembelajaran numerasi tidak selalu dimulai dari buku dan papan tulis.
Di sebuah rumah sederhana di Kota Jambi, 7 Mei 1980, Zulva Fadhil tumbuh sebagai anak perempuan yang gemar membaca.
Program tersebut nantinya jika memang memberikan dampak yang nyata akan dibuatkan sebagai program nasional oleh pemerintah.
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Kepala daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memastikan kehadiran negara di setiap pintu rumah warga yang kesulitan.
Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu menegaskan bahwa tragedi siswa bunuh diri di NTT tersebut tidak seharusnya terjadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved