Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA angin puting beliung kembali terjadi di Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Kali ini, ada sebanyak 10 rumah di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bayung Lencir, Musi Banyuasin yang rusak berat dan rusak ringan akibat bencana tersebut.
Adapun rincian dampak dari bencana tersebut yakni lima rumah mengalami rusak berat dan lima rumah lainnya mengalami rusak ringan.
“Awalnya di wilayah ini terjadi hujan lebat disertai petir, kemudian terjadi angin puting beliung dan langsung merusak rumah warga,” kata Camat Bayung Lencir, M Imron, Jumat (7/4/3023).
Baca juga: Bencana Hidrometeorologi Masih Terjadi, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem
Ia menjelaskan, pihaknya sudah melaporkan kejadian ini kepada Pemkab Muba. Dan mendata masyarakat yang terdampak bencana itu.
“Warga beruntungnya hanya mengalami kerugian material, untuk korban jiwa tidak ada,” kata dia.
Baca juga: Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Bandung Barat
Diakuinya, saat ini warga masih gotong royong memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Muba Ardiansyah mengatakan, Pemkab Muba langsung bergerak cepat dengan menurunkan Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) bersama Tim BPBD Muba untuk membantu warga terdampak puting beliung di wilayah tersebut.
“Tim sudah membantu evakuasi korban, dan sebagai bentuk perhatian kita berikan 10 paket sembako untuk 10 KK yang terdampak puting beliung," kata Ardiansyah.
Kepala BPBD Muba Pathi Riduan mengatakan, angin puting beliung yang disertai dengan petir itu menerbangkan berbagai benda disekitarnya. Bahkan membuat sejumlah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa rumah warga. Beruntung, dalam kejadian yang membuat warga mengalami kepanikan itu, tidak menimbulkan korban jiwa.
“Kami langsung berangkat kelokasi kejadian dan melakukan pemantauan dan memberikan paket bantuan kepada warga yang terdampak. Saat ini cuaca ekstrem, kita menhimbau masyarakat untuk lebih waspada dan hati-hati," pungkasnya.
(MGN/Z-9)
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Berdasarkan data terbaru BMKG, status Siaga ini mencakup wilayah NTB, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat.
Desa Sangiang 1 KK terdampak serta 1 unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.
Pemerintah targetkan 1.285 desa terlistriki hingga 2025 melalui Program Lisdes ESDM dan PLN.
BPJS Ketenagakerjaan Palembang bersama Dinas Sosial Kabupaten Musi Banyuasin sinergi untuk perlindungan jaminan sosial bagi 45.000 masyarakat miskin pekerja rentan tahun 2025
PASANGAN M Toha-Rohman mengalami peningkatan elektabilitas di Pilkada Musi Banyuasin berdasarkan survei FIXPOLL Indonesia.
Debat pilkada Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, diwarnai aksi walk out oleh pasangan nomor urut 2, Toha-Rahman, Rabu (20/11)
PASANGAN nomor urut 2 Pilkada Musi Banyuasin M Toha dan Rohman elektabilitasnya meningkat menjelang pencoblosan suara.
Pembangunan pabrik minyak makan merah di Kabupaten Musi Banyuasin memiliki luas lahan 3.018 ha dengan rencana kapasitas produksi minyak makan merah mencapai 0,5 ton per jam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved