Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG tinggi membuat sebagian besar nelayan di wilayah pantura Jawa, memilih untuk tidak melaut. Akibatnya, pasokan ikan laut segar menjadi langka.
"Sudah lebih dari sepekan, ikan laut segar sangat sulit didapat," keluh Narti, ibu rumah tangga di Kecamatan Panceng, Gresik, Kamis (2/3).
Hal senada disampaikan Burhan, pedagang ikan di Pasar Panceng. Menurut dia, sejak sepuluh hari terakhir dirinya tidak mendapatkan pasukan ikan segar dari nelayan setempat.
"Ini kan lagi musim angin timur yang memicu gelombang besar. Karena tidak ada pasokan ikan, saya tidak berjualan ikan laut segar sejak dua pekan lalu," ungkapnya.
Menurutnya, hanya ada beberapa jenis ikan saja yang masih bisa di jumpai pasaran seperti cumi-cumi dan jenis udang serta beberapa hasil sebagian kecil nelayan yang nekat turun melaut. "Dengan kondisi tersebut, dirinya hanya berjualan ikan laut yang sudah kering dan ikan beku yang dibeli dari parbrikan," ujarnya.
Ditambahkan Burhan, hal yang sama juga terjadi di pesisir Lamongan. "Di Pelabuhan Lamongan juga tidak ada ikan segar karena tidak ada nelayan yang melaut akibat gelombang tinggi," ungkapnya. (OL-15)
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan.
BMKG Tenau Kupang, Nusa Tengggara Timur (NTT) mengeluarkan peringatan potensi gelombang laut kategori sedang di sejumlah perairan daerah itu mulai 1-4 Februari 2026.
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
Daerah berpotensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah pada JumatĀ 30 Januari Agus Triyono, tersebar di 18 lokasi.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berpotensi di sejumlah kawasan perairan utara Jawa Tengah yakni Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak dan Pati-Rembang.
Sabtu (27/12) ribuan perahu dan kapal nelayan, sejak dini hari tidak bergerak dan ditambatkan di sejumlah pelabuhan perikanan di daerah di Pantura Jawa Tengah.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di 25 daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved