Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir di Kabupaten dan Kota Pekalongan, Jawa Tengah kian meluas dengan ketinggian air mencapai hingga 1 meter. Ribuan rumah terendam dan membuat pengungsi masih bertahan di empat lokasi.
Saat ini banjir melanda sedikitnya 11 wilayah di Kota Pekalongan. Sedangkan di Kabupaten Pekalongan, banjir terjadi di tujuh kecamatan.
Pemantauan Media Indonesia Jumat (24/2), pengungsi akibat banjir di Kabupaten dan Kota Pekalongan masih bertahan di empat lokasi yakni di TPQ Al Hikmah, Eks Kelurahan Kraton Kidul, Masjid Al Ikhlas Tirto dan Masjid Al Islah Kelurahan Poncol. Hal ini disebabkan ketinggian banjir meningkat mencapai 1 meter.
Hingga kini, petugas gabungan terdiri dari TNI Kodim, Polres, BPBD Pekalongan, PMI dan relawan terus bergerak dengan menggunakan perahu karet menyisir wilayah terlanda banjir untuk mengevakuasi warga ke tempat aman dan menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir.
"Di daerah ini ada tujuh kecamatan terlanda banjir yakni Kecamatan Tirto, Wiradesa, Wonokerto, Siwalan, Buaran, Bojong dan Sragi," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan Budi Rahardjo.
Di Kabupaten Pekalongan lokasi terparah banjir terparah ada di Kecamatan Tirto, lanjut Budi Rahardjo, yakni di Desa Pacar, Tegaldowo, Karangjompo, Mulyorejo Jeruksari dengan ketinggian air mencapai satu meter.
Sementara itu Kepala Pelaksana Harian BPBD Kota Pekalongan Aprilyanto Dwi Purnomo mengatakan ada titik wilayah terendam banjir yakni Tirto Kampung Baru, Sidomulyo Jalan Kurinci, Kelurahan Klego Jalan Patiunus, Jalan Kusuma Bangsa, WR Supratman, Merak.
Selain itu banjir juga terjadi di Panjang Wetan, Jalan Veteran, Pabean dan wilayah Padukuhan Kraton, Wilayah Degayu Clumprit, Wilayah Bandengan, Wilayah Poncol, Jalan Merak, Tentara Pelajar, Truntum, Teratai, Jalan Semarang, Jalan Surabaya, Jalan Bahagia, serta sebagian Klego, Bendan Kergon, Medono, Gamer, Padukuhan Kraton (Pabean) Pasirkratonkramat, Kandang Panjang, Podosugih, Pringrejo dan Buaran.
Evakuasi terhadap warga terlanda kebanjiran, demikian Aprilyanto Dwi Purnomo, terus dilakukan dan di beberapa lokasi pengungsian telah didirikan dapur umum. "Evakuasi warga dan bantuan logistik juga terus disalurkan," tambahnya.
Di Kota Pekalongan banjir terparah terjadi di Kecamatan Pekalongan Barat, ujar Aprilyanto Dwi Purnomo, yakni di Kelurahan Tirto, Pringrejo, Pasir Kramat Kraton, Bendan, Podosugih dengan ketinggian capai satu meter. (OL-15)
AKHIR pekan yang seharusnya menjadi momen istirahat berubah menjadi duka bagi warga Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
WAKIL Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta lima kabupaten di sekitar Gunung Slamet bersatu membahas penguatan hutan lindung menyusul bencana banjir bandang akhir pekan lalu.
WAKIL Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meninjau lokasi terparah terdampak banjir di kawasan lereng Gunung Slamet, di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Pemalang, Minggu (25/1).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan seluruh genangan banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah Ibu Kota sejak Kamis (22/1) telah surut pada Senin dini hari.
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
Selain Jakarta, wilayah penyangga juga diprediksi akan mengalami cuaca basah.
Permintaan modifikasi cuaca tersebut didasari kekhawatiran banjir akan meluas di empat kecamatan di Kota Pekalongan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 4 Semarang masih membatalkan belasan perjalanan kereta api pada Senin (19/1).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta membatalkan 11 perjalanan kereta api yang dijadwalkan berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir pada Senin.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Pasangan pengantin tetap menggelar resepsi meski banjir menggenangi lokasi acara akibat tingginya curah hujan di Pekalongan.
Hingga Minggu (18/1) sore, ribuan penumpang membatalkan tiket perjalanan dari wilayah Daop 4 Semarang, maupun stasiun keberangkatan lainnya akibat banjir Pekalongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved