Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA beras jenis medium di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) masih berkisar antara Rp12.500 hingga Rp13 ribu per kilogram (kg). Masih tingginya harga beras karena panen belum merata, di sisi lain untuk mengeringkan padi membutuhkan waktu akibat hujan yang terus turun.
Salah seorang petani di Desa Karangklesem, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, Wito, 58, mengatakan kalau panen sudah mulai ada, tetapi belum banyak. "Saya juga belum menjual gabah, karena masih harus dikeringkan dulu. Sekarang proses pengeringan lama, sebab masih sering hujan. Jika gabah kering, harganya masih tinggi Rp6 ribu per kg," jelasnya, Selasa (21/2).
Pedagang di Pasar Legok, Kecamatan Pekuncen, Fatmah, 61, mengatakan dengan masih minimnya suplai beras dari penggilingan, maka harga masih tetap tinggi. "Saya mengikuti harga penggilingan. Sampai sekarang belum turun harganya. Saya menjual beras kelas medium dengan harga Rp13 ribu per kg," ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dinpertan KP) Banyumas Jaka Budi Santosa mengungkapkan bahwa panen di Banyumas mulai akhir Februari. "Baru pada Maret akan masuk panen raya," katanya.
Sedangkan Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Banyumas Gatot Eprie mengatakan stok beras di Banyumas akan melimpah pada Maret mendatang karena panen raya. "Tetapi kalau sekarang, masih harus ada penetrasi beras, karena belum masuk panen raya," katanya. (OL-15)
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
DI tengah klaim Presiden Prabowo Subianto tentang swasembada beras, harga beras premium di sejumlah pasar tradisional di Priangan Timur justru merangkak naik.
MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan Indonesia hampir dipastikan dapat melakukan ekspor beras tahun ini.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan bahwa surplus beras nasional melonjak signifikan hingga 243,2% dalam kurun empat tahun terakhir.
JELANG Ramadan harga cabai merah, telur, beras, daging ayam, sayuran di sejumlah pasar tradisional merangkak naik hingga banyak para pembeli mengeluh.
Di Purwokerto, penurunan harga terjadi pada daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Kenaikan harga di pasar tradisional terjadi pada telur, daging ayam, bawang merah, bawang putih, daging sapi, beras premium dan sayuran
komoditas yang kini menjadi perhatian utama adalah cabai. Harga cabai rawit merah tercatat Rp61.166 per kilogram atau mengalami penyesuaian kecil sekitar 0,55 persen.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved