Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta agar angkutan pengumpan (feeder) di Kota Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel), diperbanyak untuk meningkatkan jumlah penumpang Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (LRT Sumsel).
“LRT ini harus banyak angkutan feeder--nya. Sejauh ini, kolaborasi Kemenhub dengan Pemkot Palembang untuk menyediakan angkutan feeder sudah cukup baik. Ke depan, kita akan menggandeng pihak swasta,” ujar Budi dalam keterangannya, Senin (20/2).
Menurutnya, salah satu perusahaan perbankan nasional telah menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam menyediakan layanan angkutan feeder LRT Sumsel.
Baca juga: Ridwan Kamil Beberkan Alasan MRT Dibangun Hingga Ke Bekasi
“Yang akan datang ada sumbangan dari Bank Mandiri. Melalui program CSR-nya, mereka akan memberikan angkutan feeder. Bentuknya unik, seperti angkutan feeder Jeepney di Manila, Filipina,” imbuhnya.
Budi juga menginginkan angkutan feeder tersebut memiliki keunikan, sehingga dapat menjadi ikon baru Palembang, yang menarik perhatian masyarakat. “Palembang terkenal dengan makanan yang enak. Sekarang kita harus membuat angkutan feeder yang unik," pungkas Budi.
Oleh karena itu, Menhub berharap dalam waktu 6 bulan ke depan, penambahan layanan angkutan feeder yang unik di Palembang sudah bisa diimplementasikan. Serta, diharapkan meningkatkan minat masyarakat di Palembang dan sekitarnya, untuk menggunakan transportasi publik.
Baca juga: LRT Sumsel Kini Miliki Tujuh Rute Koridor Angkutan Pengumpan
Kemenhub mencatat jumlah angkutan feeder LRT Sumsel (Angkot Feeder Musi Emas) yang beroperasi hingga saat ini sebanyak 51 unit. Fasilitas tersebut menyebar di tujuh rute, serta beroperasi sejak pukul 05.00 WIB hingga 19.16 WIB.
Angkutan feeder diketahui memilik tujuh rute perjalanan, yakni koridor 1 (Talang Kelapa-Talang Buruk), koridor 2 (Asrama Haji-Sematang Borang) dan koridor 3 (Asrama Haji-Talang Betutu).
Lalu, koridor 4 (Stasiun Polrestabes-Perumahan OPI), koridor 5 (Stasiun DJKA-Tegal Binangun), koridor 6 (Stasiun RSUD-Sukawinatan) dan koridor 7 (Bukit-Stadion Kamboja via Stasiun Sriwijaya).(OL-11)
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, secara resmi menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumsel tahun 2026 sebesar 7,10%.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ketua Umum PB IDI Slamet Budiarto meminta rumah sakit (RS) agar selalu melindungi tenaga kesehatannya. Itu ia sampaikan terkait kekerasan yang dialami dokter di RSUD Sekayu, Sumatra Selatan
Ahli jelaskan Pentingnya Pemeriksaan Dahak Pasien TB yang Picu Kekerasan Dokter di RSUD Sekayu
Kegiatan tersebut diikuti 123 petani sawit swadaya dari berbagai daerah di Sumatra Selatan.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Setiap rencana pembangunan trotoar kini melalui proses negosiasi dan evaluasi yang ketat.
Menurut Arief, tingkat hunian gedung-gedung perkantoran grade AS sepanjang jalur MRT fase 1 mengalami peningkatan lebih cepat dibandingkan gedung-gedung di luar jalur MRT.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi meluncurkan sistem pembayaran QRIS Tap di Stasiun LRT Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, pada Kamis (4/12).
Sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang emisi terbesar di tanah air.
KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan bahwa sekitar 30% gaji/pendapatan warga Jakarta dan sekitarnya dihabiskan untuk ongkos transportasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved