Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Cegah Listrik Padam di Sumatra, PLN Minta Jalan Truk Batu Bara di Lubuk Linggau Dibuka

Ihfa Firdausya
23/1/2026 01:16
Cegah Listrik Padam di Sumatra, PLN Minta Jalan Truk Batu Bara di Lubuk Linggau Dibuka
Ilustrasi: Truk bermuatan batu bara melintas di Jalan Lingkar Timur, Jambi.(Antara/Wahdi Septiawan)

PT PLN (Persero) meminta agar operasional truk pengangkut batu bara yang memasok kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Bengkulu dapat kembali diperbolehkan beroperasi. Permintaan ini disampaikan menyusul kondisi pasokan batu bara yang saat ini hanya mencukupi untuk sekitar tiga hari operasional pembangkit.

Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN Rizal Calvary Marimbo menyampaikan, terhentinya distribusi batu bara ke PLTU Bengkulu terjadi akibat adanya pembatasan dari Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru terhadap aktivitas angkutan batu bara. Kondisi tersebut berdampak langsung pada terganggunya rantai pasok energi primer ke pembangkit listrik.

"Saat ini PLTU tidak mendapatkan pasokan batu bara karena adanya desakan dari pemerintah provinsi. Stok yang tersedia sangat terbatas dan hanya cukup untuk tiga hari ke depan," ujar Rizal dalam keterangan yang diterima, Kamis (22/1).

Ia menjelaskan, PLTU di Bengkulu merupakan bagian penting dari sistem kelistrikan Sumatra, khusnya Sumatra bagian selatan. Gangguan pasokan batu bara berpotensi menurunkan kapasitas pembangkit dan mengancam keandalan pasokan listrik di sejumlah wilayah.

"Apabila distribusi batu bara tidak segera kembali normal, potensi pemadaman listrik tidak hanya terjadi di Bengkulu, tetapi dapat meluas ke beberapa wilayah di Sumatra Selatan, bahkan hingga Jambi," tegasnya.

Sebelumnya, distribusi batu bara ke PLTU Bengkulu mengalami hambatan akibat pembatasan operasional 150 truk batu bara. Pembatasan tersebut berkaitan dengan aspirasi dan tekanan dari pemerintah daerah terkait dampak lalu lintas dan aktivitas angkutan batu bara terhadap lingkungan dan masyarakat setempat.

Namun di sisi lain, batu bara merupakan sumber energi utama bagi PLTU yang menyuplai listrik ke jutaan pelanggan di wilayah Sumatra. Terhentinya pasokan batu bara secara mendadak menyebabkan stok di pembangkit menipis dan menempatkan sistem kelistrikan dalam kondisi siaga.

"Saya meminta dengan hormat kepada Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru membuka jalan agar truk-truk batu bara segera memenuhi kebutuhan pasokan batu bara di PLTU Bengkulu," kata Rizal.

PLN menegaskan, keberlanjutan pasokan listrik merupakan kepentingan strategis nasional. Hal itu mengingat listrik adalah kebutuhan dasar masyarakat serta penopang utama aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan industri.

PLN menyatakan memahami perhatian pemerintah daerah terhadap aspek sosial dan lingkungan. Namun, PLN berharap agar dapat ditemukan solusi bersama yang proporsional, sehingga kepentingan daerah tetap terakomodasi tanpa mengorbankan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat luas.

"Kami berharap ada ruang dialog dan solusi bersama. Jika suplai batu bara terhenti terlalu lama, pemadaman listrik menjadi tidak terhindarkan dan ini akan berdampak langsung pada masyarakat," ujar Rizal.

PLN saat ini terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan. Tujuannya memastikan distribusi batu bara ke PLTU dapat kembali berjalan normal dan risiko gangguan listrik dapat diminimalkan. (Ifa/E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya