Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
ANTUSIAS masyarakat terutama wisatawan domestik untuk ikut memeriahkan Cap Go Meh di Pulau Kemaro Palembang, Sumsel cukup besar. Bahkan sehari sebelum perayaan Cap Go Meh atau Kamis (2/2), sudah ada ribuan wisatawan yang hadir untuk beribadah dan juga berwisata di pulau tersebut.
Pengelola Pulau Kemaro, Tjik Harun mengatakan, perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro ini berlangsung pada 3-4 Februari. Namun pada 2 Februari sudah banyak wisatawan yang datang. Hal itu juga didukung karena sudah terpasangnya jembatan ponton yang menghubungkan kawasan Kalidoni ke Pulau Kemaro.
"Kemarin sudah ada ribuan wisatawan yang datang. Dan hari ini, sejak pagi sudah belasan ribu yang datang. Mereka bukan hanya wisatawan dari Sumsel saja, juga ada dari provinsi lain yang datang. Bahkan juga tadi ada wisatawan asal Thailand yang berkunjung untuk melihat perayaan Cap Go Meh di Palembang ini," ujar Tjik Harun, Jumat (3/2).
Dengan antusias yang besar itu, pihaknya meyakini hingga perayaan selesai jumlah wisatawan yang hadir akan mencapai lebih dari 30.000 orang. Sebab, perayaan Cap Go Meh ini sudah dua tahun tidak dilaksanakan karena pandemi Covid-19.
"Mungkin karena wisatawan khususnya masyarakat Palembang sudah sangat merindukan momen Cap Go Meh ini, makanya antuasiasnya sangat besar. Kami bersyukur karena pandemi sudah reda dan bisa kembali menggelar perayaan ini," jelasnya.
Tjik Harun mengatakan, sama seperti tahun sebelumnya, perayaan Cap Go Meh ini juga dimeriahkan dengan pemasangan lampion di sepanjang kawasan Pulau Kemaro. Namun diakuinya, jumlah lampion yang dipasang tak begitu banyak seperti tahun sebelumnya lantaran banyak lampion yang harus diperbaiki.
Selain itu, puncak Cap Go Meh juga akan berlangsung pada pergantian malam ini dimana simbolnya yakni ibadah yang dilakukan umat Tridharma di Kelenteng Hok Ceng Bio begitupun dengan ritual pemotongan kambing hitam.
Untuk mempermudahkan akses wisatawan ke Pulau Kemaro itu, pihaknya pun sudah menyediakan kapal khusus sebanyak 10 unit yang mengantar wisatawan dari kawasan Pasar 16 Ilir Palembang. Selain itu juga sudah terpasang jembatan ponton yang menghubungkan kawasan Kalidoni ke Pulau Kemaro.
"Kami sudah menyediakan dua akses, darat dan sungai. Untuk akses darat, sudah ada 6 ponton yang disatukan menjadi jembatan penyebrangan untuk wisawatan," ungkap Tjik Harun.
Nasyarakat bisa berwisata kuliner dan berbelanja di kawasan Pulau Kemaro itu. Sebab sudah ada 100 UMKM yang membuka stand di
Pulau tersebut selama Cap Go Meh berlangsung. "Mengingat ramainya wisawatan yang datang, kami mengimbau kepada wisatawan untuk menjaga diri dan barang berharga. Apalagi di malam puncak Cap Go Meh, tentunya akan terjadi kepadatan pengunjung," jelasnya.
Di sisi lain, Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan, pihaknya menerjunkan sebanyak 775 personel gabungan akan disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro. Personel gabungan itu terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.
"Ratusan personel itu bertugas mengamankan dari awal hingga puncak perayaan Cap Go Meh," kata dia. (OL-15)
Mengusung konsep yang konsisten sejak tahun lalu, Little Singkawang kembali menghadirkan atmosfer khas perayaan Cap Go Meh ala Kota Singkawang yang sarat tradisi dan nilai budaya.
Cap Go Meh di Singkawang bukan hanya agenda wisata budaya tahunan, tetapi wujud nyata nilai kebersamaan yang sudah mengakar kuat dalam keseharian warganya.
Salah satu hal yang ingin ia sampaikan adalah ihwal polemik pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang sempat menjadi sorotan publik pada masa pemerintahan sebelumnya.
Perayaan Cap Go Meh diselenggarakan Pemprov Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Jakarta diadakan di Kawasan Glodok Pancoran Chinatown, Jakarta Barat.
Mendagri Tito Karnavian menghadiri perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 di Singkawang. Ia mengapresiasi semangat toleransi dan kebersamaan masyarakat lintas etnis dan agama.
Pementasan Wayang Potehi Sambut Cap Go Meh
Mengusung konsep yang konsisten sejak tahun lalu, Little Singkawang kembali menghadirkan atmosfer khas perayaan Cap Go Meh ala Kota Singkawang yang sarat tradisi dan nilai budaya.
Mendagri Tito Karnavian menghadiri perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 di Singkawang. Ia mengapresiasi semangat toleransi dan kebersamaan masyarakat lintas etnis dan agama.
Cap Go Meh 2026 jatuh pada 3 Maret. Simak sejarah lengkap, asal-usul dari Dinasti Han, hingga keunikan tradisi akulturasinya di Indonesia di sini.
ALI bin Abi Thalib pernah berkata bahwa manusia, seberagam apa pun, hanya terbagi dalam dua: saudara seiman dan/atau saudara dalam kemanusiaan.
Grand Mercure Solo Baru merayakan Tahun Kuda Api 2026 lewat Yee Sang Ceremony, barongsai, wushu, dan sajian kuliner Chinese autentik dalam suasana penuh semangat.
Jumlah tersebut meningkat 52% dari lalu lintas normal. Volume tersebut didominasi oleh kendaraan menuju Cirebon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved