Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA petani Ladang di Lembata, Nusa Tenggara Timur, menjerit. Pasalnya, sudah sebulan lebih hujan tidak turun menyirami ribuan tanaman jagung yang mereka tanam.
Alhasil, banyak petani memilih memotong seluruh tanaman jagungnya yang mengering, kemudian diganti dengan tanaman singkong. Sebagian petani lainnya memilih pasrah dengan situasi alam yang tidak bersahabat.
Pemandangan berbeda tampak di Waikomo, Kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan, Selasa (17/1/2023). Ia masih menaruh harapan agar ada para pihak Sudi membantu menyirami tanaman jagungnya yang mulai layu.
Sebab, tanaman jagungnya itu sudah mengeluarkan bunga dan siap untuk berbuah.
Kepada Media Indonesia, yang menemuinya di Kebun miliknya, Selasa (17/1/2023), Yuliana, 70 tahun, warga kelurahan Lewoleba Barat tampak sedih menyaksikan ribuan tanaman jagungnya mulai layu. Sebagian daun jagung miliknya mulai mengering.
Padahal, posisi jagung miliknya itu sudah mengeluarkan bunga dan kumis. Sudah ada pula bulir jagung yang mulai keluar dari batangnya. Namun hujan yang tidak kunjung turun selama sebulan ini memupus harapan Yuliana. Ia hanya bisa pasrah.
"Sejak Natal hujan tidak turun. Saya sedih sekali karena sejak awal saat tanam sampai menyiangi rumput, saya sendiri yang kerja. Ini hanya bisa tertolong kalau kita bantu siram," ungkap Yuliana dengan mata berkaca-kaca.
Meski demikian, ia mengaku kesulitan membeli air di mobil tangki karena tidak adanya dana. Satu mobil tangki isi 5000 liter air seharga Rp200 ribu.
"Kalau bisa tolong bantu Siram biar saya bisa dapat hasil sedikit," ungkap Yuliana memelas.
Hujan yang tidak turun di Lembata selama sebulan, mengancam ketahanan pangan yang dibangun sendiri para petani setempat. Mereka memprediksi, akan gagal panen tahun ini. (OL-13)
Baca Juga: Satpol PP Semarang Terus Sisir Perumahan tidak Berizin
Potensi tersebut menjadi salah satu kekuatan Indonesia dalam menghadapi situasi dunia yang penuh ketidakpastian dan krisis.
Penanaman bibit jagung serentak ini, merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional, yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Tanaman jagung berasal dari wilayah Mexico dan kini dibudidayakan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Jagung adalah salah satu sumber karbohidrat yang banyak dikonsumsi di Indonesia.
Menurutnya, jika gaya komunikasi konfrontatif ini terus dipertahankan, Tani Merdeka berisiko kehilangan posisi sebagai mitra strategis pemerintah.
PERUM Bulog Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, telah melaksanakan program serapan gabah dan jagung petani mencapai 86, 859 ton pada 2025 lalu.
Indonesia menutup 2025 dengan capaian penting di sektor pangan, khususnya jagung.
Petugas mengimbau masyarakat maupun pengunjung agar tidak memasuki wilayah dalam radius dua kilometer dari pusat aktivitas gunung.
Asap kawah terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan ketinggian sekitar 10 hingga 100 meter dari puncak.
Meski pengetahuan tinggi, sikap menghindari orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) juga sangat tinggi.
Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotolok, Syawaludin, mengatakan gunung dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut itu masih berada pada status Siaga atau Level III.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved