Kamis 12 Januari 2023, 20:25 WIB

Warga Nilai Penanganan Banjir Pemprov Jateng Cukup Baik

mediaindonesia.com | Nusantara
Warga Nilai Penanganan Banjir Pemprov Jateng Cukup Baik

dok.Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di tempat pengungsian korban banjir di Kudus, Jateng.

 

SEJUMLAH wilayah Jawa Tengah masih tergenang banjir akibat cuaca ekstrem yang terjadi sejak 31 Desember kemarin. Salah satunya yaitu banjir Kabupaten Kudus yang menggenangi pemukiman dan persawahan warga.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun terus berupaya mengatasi banjir untuk jangka pendek dan jangka panjang. Dengan sigap, Ganjar langsung menginstruksikan jajaranya tingkat kabupaten kota untuk mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum.

Salah satu warga terdampak banjir Kudus bernama Suhadi, warga RT 1 RW 1 Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, mengapresiasi gerak cepat Ganjar dalam mengatasi banjir Jawa Tengah, terutama dalam memperhatikan kondisi pengungsi.

Suhadi menyebutkan, pasokan logistik yang diminta warga selama berada di pengungsian selalu terpenuhi. Termasuk logistik untuk dapur umum yang telah didirikan.

"Pak Ganjar bagus ya, sigap, apapun yang diminta kami sebagai pengungsi langsung datang," ujar Suhadi di Posko Bencana Desa Karangrowo, Kamis (12/1/2023).

Pria berusia 35 tahun itu menceritakan, telah tinggal di pengungsian selama 9 hari. Saat banjir bandang melanda desanya pada malam pergantian tahun, ia bersama warga lainnya langsung dievakuasi ke pengungsian. Ia pun berterima kasih kepada Pemprov Jawa Tengah atas kesigapan dan bantuan-bantuan yang terus didistribusikan untuk pengungsi.

"(Banjir) sudah ada 10 hari, kalau mengungsi di sini saya sudah 9 hari. Pada saat kejadian itu terus langsung saya mengungsi. Logistik di sini bagus ya, aman. Apa yang diminta para pengungsi langsung dikirim oleh Pak Ganjar," ucap Suhadi.

Berdasarkan data terakhir Pusdatin Kecamatan Undaan (8/1), jumlah pengungsi di Desa Karangrowo berjumlah 153 orang, terdiri dari 13 balita, 15 anak, 22 remaja, 59 dewasa dan 44 lansia.

Sementara itu, Ganjar yang juga meninjau langsung kondisi pengungsi dan pasokan logistik di Desa Karangrowo, menjamin keperluan warga aman dan terpenuhi.

Namun dalam tinjauannya pada Kamis siang itu, Ganjar menemui adanya warga yang mengeluhkan ihwal penyakit pasca banjir. Ganjar pun mengimbau warga untuk tetap menjaga kebersihan selama berada di pengungsian.

"Mulai ada yang gatal, ISPA, ada yang sakit perut. Yang sakit perut ini saya curiga pada tidak cuci tangan," jelas Ganjar.

"Maka saya minta sediakan sabun dan hand sanitizer untuk cuci tangan. Karena di kondisi seperti ini betul-betul harus dibersihkan. Kalau mandi pakai sabun semuanya karena pasti akan banyak penyakit yang berpotensi menjangkit yang dipengungsian," sambung Ganjar.

Selain meninjau pengungsian dan dapur umum di Desa Karangrowo, Ganjar juga meninjau pengungsi di GKMI Tanjungkarang yang berjumlah 74 orang dan Balai Desa Gulang yang berjumlah 118 pengungsi. (OL-13)

Baca Juga

MI/HO

Kementan Sinergi DPR Tingkatkan Kapasitas SDM Ogan Ilir

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 22:26 WIB
HARAPAN kesejahteraan petani meningkat seiring pertumbuhan sektor pertanian, hal itu tampak dari Nilai Tukar Petani...
MI/HO

Pembagian Sertifikat Wakaf Sejak 1977, Wamen ATR/BPN: 53% Dilakukan Di Era Presiden Jokowi

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 22:22 WIB
Raja menyebut bahwa sertifikasi tanah Wakaf dan Rumah Ibadah menjadi perhatian khusus Presiden Joko Widodo dan Menteri ATR/BPN Hadi...
DOK MI

Insentif Ketua RT/RW Di Kota Palu Naik Jadi Rp500 Ribu Per Bulan

👤M. Taufan SP Bustan 🕔Jumat 03 Februari 2023, 21:23 WIB
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, kembali menaikkan insentif bagi ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) menjadi Rp500 ribu per...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya