Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMUNITAS gus pendukung Ganjar Pranowo berjejaring dalam relawan Gus-Gus Nusantara (GGN) terus menyebarkan perhatiannya terhadap lingkungan pesantren. Teranyar, GGN menyerahkan bantuan dalam mendorong rehabilitasi asrama santri di Ponpes Hidayatul Falah, Desa Bendilwungu, Kec. Sumbergempol, Kab. Tulungagung, Jawa Timur (Jatim).
Gus-Gus Nusantara yang berlatar belakang putra para kiai mempunyai niat baik meningkatkan kualitas pendidikan pesantren. Salah satu di antaranya melalui perbaikan asrama pondok pesantren bagi para santri demi menambah kenyamanan tempat tinggal dan beraktivitas.
"Ini saya rasa sangat perlu untuk mempercepat kenyamanan bagi kaum santri dalam mengemban tugas belajar ilmu agama untuk pesantren tersebut. Dari Gus-Gus Nusantara memberikan bantuan berupa pasir, batu-bata, dan pemasangan plafon dan gypsum," ucap Koordinator Wilayah Gus-Gus Nusantara Jawa Timur, Gus Alwy Hasan, dikutip Rabu (11/1/23).
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis dalam agenda "Doa Bersama demi Keselamatan NKRI" dan diterima langsung oleh Gus Mukhlisin selaku pengurus Ponpes Hidayatul Falah.
Gus Alwy menyebut Hidayatul Falah merupakan satu dari empat ponpes di bawah naungan Yayasan Gunajaya. Sementara ketiga ponpes lainnya adalah Al Falah Putra Trenceng, Al Falah Putri Trenceng, dan An-Najah.
Pada proses pengerjaan, GGN menggaet para santri dan alumni Pondok Pesantren Al Falah Trenceng untuk memugar satu asrama santri tersebut. Nantinya, asrama dengan luas 6x7 meter tersebut bakal dihuni kurang lebih 30 santri.
"Kami di pondok pesantren dibiasakan ro'an (kerja bakti). Jadi, pelaksanaan renovasi asrama ini nanti kami kerja sama dengan santri dan para alumni Ponpes Al-Falah," kata Gus Alwy.
Gus Alwy menegaskan dalam rangka menebar kebaikan dan kebermanfaatan kepada sesama, GGN berkomitmen menjaring aspirasi masyarakat. Salah satu di antaranya adalah masyarakat pesantren yang berada di Jatim.
"Di mana pendidikan pesantren ini dirasa cukup lama berhasil dalam mendidik akhlak bangsa di NKRI. Sehingga perlu menurut kami memperdulikan dan memperhatikan finansial bangunan-bangunan dari pondok yang kami jangkau," jelas Gus Alwy.
Ali Imron (21) salah satu santri mengapresiasi bantuan pemugaran asrama santri yang disalurkan oleh sukarelawan GGN. Dia berharap, adanya bantuan ini dapat meningkatkan semangat para santri dalam menimba ilmu.
"Terima kasih kepada Gus-Gus Nusantara. Alhamdulillah bantuan ini sangat dibutuhkan sekali oleh santri dan pesantren. Sehubungan bantuan ini, bangunan-bangunan yang kurang layak bisa diperbaiki," jelas Ali.
Sebelumnya pada Senin (9/1), Relawan Gus-Gus Nusantara telah memberikan bantuan perbaikan empat unit tempat mandi cuci kakus (MCK) bagi Ponpes Al-Falah, Tulungagung. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjaga kebersihan dan kesehatan para santri di lingkungan pesantren. (OL-13)
BANJIR melanda sejumlah titik di Jakarta. BPBD Provinsi DKI Jakarta mengatakan, Minggu, (18/1) hingga pukul 20.00 WIB sebanyak 19 RT di Jakarta Barat terendam banjir, bantuan juga diberikan
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat malam (9/1) mendorong respons cepat dari berbagai pihak.
Proses distribusi dilakukan secara terukur agar bantuan tepat sasaran sesuai dengan eskalasi kebutuhan di setiap lokasi.
Menyongsong bulan Ramadan, Wakil Ketua Formasi, Norita, mengajak masyarakat untuk menyisihkan rezeki guna memenuhi kebutuhan mendasar lainnya bagi para penyintas bencana Sumatra.
BPMI dan Istiqlal Global Fund (IGF) menunjukkan aksi kepedulian kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan dari jemaah Masjid Istiqlal kepada masyarakat terdampak bencana alam di Aceh Tamiang
Pemerintah menyiapkan bantuan Rp15-60 juta untuk rumah rusak akibat bencana di Sumatra. Namun, pencairan masih menunggu Inpres dan proses validasi data
Salah satu dari empat tokoh tersebut berasal dari Indonesia adalah Marine Novita (Co-founder MilikiRumah)
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Otoritas Palestina meradang lantaran Israel kian memperketat kendali atas Tepi Barat.
Arah pembangunan ke depan harus seiring dengan penataan ulang kawasan hutan yang berfungsi sebagai daerah tangkapan air.
Komitmen ini menjadi penting sehingga memiliki persepsi publik yang kuat dan rekam jejak positif di kalangan masyarakat luas.
Isu pendidikan juga menjadi catatan Menko Polkam, di mana terdapat aspirasi masyarakat untuk memiliki perguruan tinggi, spesifiknya kehadiran cabang Universitas Cenderawasih (UNCEN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved