Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR bandang menerjang Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, hingga mencapai tiga meter lebih. Beberapa warga menyelamatkan diri naik ke atap rumah, beberapa mobil hanyut, dan puluhan keluarga dievakuasi ke tempat aman.
Pemantauan Media Indonesia hingga Jumat (6/1) petang, suasana mencekam terlihat di kompleks Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Banjir bandang menerjang perumahan tersebut membuat kalang kabut warga, terutama RT 06 RW 26.
Hingga petang, banjir merendam perumahan tersebut masih cukup tinggi hingga mencapai 1,5 meter dan upaya evakuasi masih dilakukan baik oleh petugas dibantu warga serta relawan.
"Banjir datang sangat cepat, saya langsung menyelamatkan anak-anak ke lantai dua rumah, tidak sampai satu jam rumah di lantai satu sudah penuh," kata Ana, salah seorang warga.
Bahkan karena banjir cepat meninggi hingga sampai setinggi rumah, ungkap warga lain, semua menjadi panik berlarian dan sebagian menyelamatkan diri naik ke atap rumah.
Baca juga: Program Bantuan Listrik Gratis dari Ganjar Pranowo Bantu Majukan Usaha Warga
"Kini warga yang berada di atap rumah sedang dievakuasi," imbuhnya.
Beberapa yang berhasil dievakuasi dengan menggunakan ban ke sebuah masjid mengatakan selama dua jam bertahan di atas genting, karena rumah sudah tenggelam dan juga terlihat beberapa mobil hanyut dibawa banjir.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara persis sumber penyebab banjir bandang tersebut, namun diperkirakan karena hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan Kabupaten Semarang, sehingga Sungai Babon meluap, selain diperkirakan ada tanggul yang jebol.
Camat Tembalang Cipta Nugraha mengatakan banjir bandang menerjang perumahan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, beberapa mobil hanyut, dan puluhan keluarga terpaksa dievakuasi. Pihaknya hingga kini juga masih mencari data warganya yang dilaporkan menjadi korban jiwa dalam musibah tersebut.
"Banjir terjadi karena tanggul Sungai Babon jebol akibat tingginya intensitas hujan dari Kabupaten Semarang," tambahnya.
Sementara Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar juga membenarkan adanya warga yang meninggal dunia saat banjir yang disebabkan luapan Sungai Babon itu.
Menurut dia, saat banjir melanda perumahan tersebut, rumah korban dalam kondisi terkunci dari dalam.
"Rumah terkunci dari dalam sehingga tidak tertolong oleh warga sekitar," katanya.
Ia menambahkan genangan banjir yang melanda Dinar Indah sudah mulai surut. Demikian juga, kata dia, aliran air Sungai Babon yang meluap juga sudah mulai normal.
Sementara dari informasi yang dihimpun, korban meninggal dunia diketahui bernama Agus dengan usai sekitar 50 tahun. (OL-16)
Demi keselamatan para siswa, anggota kepolisian turun langsung ke sungai dan menggendong anak-anak satu per satu agar dapat menyeberang dengan aman.
Bencana banjir terparah saat ini melanda Desa Tebing Tinggi di Kabupaten Balangan, ketinggian air mencapai lebih dua meter
Mikroplastik tidak hanya membawa risiko dari bahan dasarnya sendiri seperti ftalat dan BPA yang bersifat pengganggu hormon, tetapi juga bertindak seperti magnet yang menyerap racun lain
Miliaran tahun silam, air pernah mengalir di permukaan Mars. Para ilmuwan sepakat bahwa planet ini pernah memiliki jaringan Sungai.
Perubahan warna air kali terjadi pada Sabtu (4/10) sore hingga petang kemarin.
Pada era modern saat ini, peradaban terbaik untuk Kabupaten Bekasi adalah mengembalikan hamparan sungai sepanjang mungkin tanpa ada yang membatasi.
KAI Daop 4 Semarang, Jawa Tengah, menyiapkan sebanyak 83.970 tempat duduk kereta api keberangkatan awal dari stasiun Daop 4 menjelang Tahun Baru Imlek.
Ada 10 tenant ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang yang siap melayani dan memanjakan lidah para mahasiswa.
KOTA Semarang dinilai memiliki posisi strategis serta kesiapan teknis untuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026.
Warga terpaksa menyeberangi Sungai Beringin dengan rakit swadaya setelah jembatan penghubung ke Kampung Tambaksari ambrol diterjang banjir.
BBWS Pemali Juana Kementerian PU menyebut sedimentasi di Banjir Kanal Barat dan Timur Semarang mengkhawatirkan karena meningkatkan risiko banjir.
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved