Rabu 04 Januari 2023, 21:28 WIB

Walhi: Banjir Semarang Akibat Minimnya Penanganan Krisis Iklim

Atalya Puspa | Nusantara
Walhi: Banjir Semarang Akibat Minimnya Penanganan Krisis Iklim

Antara
Foto udara banjir yang merendam Jalur Pantura Kaligawe-Genuk, Semarang, Jawa Tengah

 

WAHANA Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menilai bahwa banjir tahunan yang terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah, disebabkan minimnya upaya mitigasi krisis iklim oleh pemeritah.

"Berkurangnya daerah resapan air dan kapasitas sungai untuk menampung air hujan, ini yang kemudian menjadi dua dari banyak faktor penyebab banjir di Kota Semarang," ujar Manager Advokasi dan Kampanye Walhi Jawa Tengah Iqbal Alma, Rabu (4/1).

Pihaknya menyoroti pembangunan kawasan industri di daerah pesisir dan alih fungsi lahan di daerah resapan air Semarang bagian atas, yang semakin masif dilakukan. Pembangunan kemudian menghilangkan ekosistem mangrove di titik pembangunan dan wilayah sekitar.

Baca juga: Cek Dapur Umum, Ganjar Pastikan Kebutuhan Pengungsi Banjir Terpenuhi

"Padahal, ekosistem mangrove memiliki peranan yang penting dalam upaya mitigasi dan adaptasi krisis iklim," pungkasnya.

Selanjutnya, alih fungsi daerah resapan air menjadi bangunan pusat perbelanjaan, permukiman dan perguruan tinggi di Semarang bagian atas, menyebabkan air hujan yang turun langsung mengalir ke Semarang bagian bawah.

Baca juga: Banjir Meninggi hingga 1,6 Meter Isolasi Warga Banjarsari Pati

"Air itu kemudian membawa tanah akibat dari erosi dari hulu singai hingga ke hilirnya. Akibatnya, terjadi sedimentasi dan pendangkalan sungai," imbuh Iqbal

Pemerintah, tegas dia, seharusnya belajar dari bencana banjir yang sebelumnya terjadi. Masifnya pembangunan pun semestinya mempertimbangkan dampak terhadap lingkungan, agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

Diketahui, sejumlah wilayah di Jawa Tengah mengalami bencana banjir sejak akhir Desember 2022. Adapun daerah yang terdampak banjir, yakni Kota Semarang, Kabupaten Pati, Kabupaten Kendal dan Kota Pekalongan.(OL-11)
 

Baca Juga

DOK.MI

BPBD Nagan Raya Kerahkan Tim Evakuasi Korban Tertimbun Longsor

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Februari 2023, 23:50 WIB
Sejauh ini baru satu orang yang diduga tertimbun tanah longsor di kawasan hutan yang dijadikan tempat penambangan emas ilegal...
DOK.MI

Remaja Tenggelam di Perairan Pulau Beting Ditemukan Meninggal

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Februari 2023, 23:43 WIB
Ia menjelaskan korban ditemukan meninggal dunia pada titik koordinat 2°8'16"N 101°33'24"E,". Korban...
DOK.MI

Polda Bali Tangkap Buronan Interpol Terlibat Penyelundupan 160 Kg Ganja

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Februari 2023, 23:40 WIB
DPO Interpol Antonio Strangio pada 2015 dilaporkan hendak membawa ganja ke pasar gelap di Roma,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya