Rabu 28 Desember 2022, 17:24 WIB

BMKG Berikan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sumsel

Dwi Apriani | Nusantara
BMKG Berikan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sumsel

ANTARA
Ilustrasi prakiraan cuaca

 

PUNCAK musim penghujan masih berlangsung saat ini. Bahkan di Sumatra Selatan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memberikan peringatan dini adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Kepala BMKG SMB Palembang, Desindra Dedi Kurniawan, mengatakan, pihaknya mencatat ada 10 wilayah yang terjadi hujan tersebut yakni Kota Lubuklinggau, Kabupaten Muara Enim, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Ogan Ilir, OKI, OKU, OKU Timur, Palembang, dan Prabumulih.

Untuk cuaca pagi hari, kondisi cuaca cerah berawan dengan potensi hujan ringan berlangsung di Kabupaten OKI. Lalu, saat siang sampai sore cuaca berawan dengan potensi hujan ringan berlangsung di wilayah Banyuasin, Lahat, Lubuklinggau, Muara Enim, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI), OKU, OKU Timur, OKU Selatan, Palembang, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dan Prabumulih.

Memasuki malam hari, cuaca berawan dengan potensi hujan ringan sampai sedang berlangsung di wilayah Muara Enim, Musi Rawas, Musi Banyuasin, OKI, OKU Timur, dan PALI.


Baca juga: Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Pengangkut Solar Karam di Perairan Banyuasin


"Untuk suhu udara wilayah Sumsel dataran rendah sekitar Palembang, Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan OKI mencapai 23-33 derajat Celcius dengan kelembapan udara 56-98%," ucapnya.

Sedangkan suhu udara wilayah Sumsel dataran tinggi sekitar Pagar Alam, Empat Lawang, Lubuklinggau, Lahat, dan OKU Selatan mencapai 20 sampai 32 derajat Celcius dengan kelembapan udara 60 % sampai 100 %.

Ia mengingatkan kepada masyarakat di Kota Palembang dan Sumsel agar waspada dengan potensi bencana di musim penghujan ini. Diakuinya, saat ini potensi munculnya cuaca ekstrem juga semakin besar, pertumbuhan awan konvektif semakin masif dapat memicu timbulnya cuaca ekstrem semakin besar di puncak musim penghujan.

"Seluruh wilayah Sumsel harus waspada," ujarnya.

Ia menjelaskan pada puncak musim penghujan tentu hujan akan lebih sering turun, masyarakat diminta waspada mengatisipasi dampak yang akan terjadi. Selain hujan potensi bahaya lain adalah angin kencang, petir, longsor, dan banjir bandang yang perlu diwaspadai.

Ia menuturkan perlu menjadi kewaspadaan bagi semua elemen masyarakat, tidak hanya pemerintah tapi seluruh masyarakat agar bisa melakukan mitigasi yang baik sehingga tidak terjadi korban jiwa maupun harta benda. (OL-16)

 

Baca Juga

DOK.MI

Polisi Tangkap Pembuat Aplikasi Pembobol Rekening di Sulsel

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 23:12 WIB
Pelaku diketahui berstatus mahasiswa, usia 20 tahun asal Kabupaten Pinrang, Sulsel. IA membuat aplikasi tersebut lalu...
DOK.MI

Masyarakat Diminta Waspada Gelombang Empat Meter di Perairan Talaud

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 23:02 WIB
Warga diharapkan berhati-hati bila melakukan aktivitas di perairan dengan tinggi gelombang tertentu karena bisa membahayakan keselamatan...
Dok. BSKDN Kemendagri

BSKDN Minta Sulawesi Selatan Jadi Barometer Kemajuan Inovasi di Indonesia Timur

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 22:39 WIB
Lebih lanjut Yusharto menjelaskan, berdasarkan variabel ukur IID Provinsi Sulsel telah mengalami peningkatan pada 2022 dihampir semua...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya