Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BERAWAL dari keprihatinan terhadap sampah yang berserakan di Pantai Wae Rana, PT Fortuna Paradiso Optima, perusahaan pemilik resort The Luxury Collection Labuan Bajo yang sedang dibangun, bersama Marriot Internasional berinisiatif memprakarsai kegiatan bersih pantai bertajuk Bersih Bajo.
Kegiatan yang sukses dilaksanakan pada hari Senin (19/12) itu, dikelola organisasi non-profit Divers Clean Action berkolaborasi dengan Kole Project dan Trash Hero Komodo, Mburak, Nanga Nae, serta diikuti oleh ratusan relawan dari berbagai komunitas dan organisasi lingkungan hidup di Labuan Bajo, di antaranya Labuan Bajo Bisa, Komodo Water, Yayasan Bintari, Politeknik eLBajo Commodus serta WWF Indonesia.
Executive Director dari Divers Clean Action Swietenia Puspa Lestari menyampaikan, kegiatan Bersih Bajo diharapkan dapat menjadi wadah bagi stakeholders di Labuan Bajo, untuk dapat berkolaborasi dengan lebih efektif, dan melakukan langkah-langkah konkrit untuk menjaga kebersihan lingkungan di Labuan Bajo.
“Kita bisa mulai dari diri sendiri, dari rumah sendiri, dari lingkungan kerja kita sendiri, dari mulai mengurangi sampah, sampai memilah, juga memastikan sampah itu terdaur ulang biar ngga masuk ke lautan kita” ujar Swietenia.
Vice President, Hotel Development Asia Pacific dari Marriott International Ivan Widarmana mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi aktif dalam membiasakan pengelolaan sampah yang benar dan berkelanjutan.
Baca juga : Sambut Nataru, PLN UP3 Pematang Siantar Pastikan Keandalan Jaringan Listrik
“Kegiatan Bersih Bajo merupakan upaya kami untuk meningkatkan kepedulian terhadap ekosistem pengelolaan sampah di Labuan Bajo. Penting untuk mengedukasi seluruh pihak secara berkelanjutan, serta bersama-sama menjaga keindahan dan kenyamanan berwisata di Labuan Bajo bagi wisawatan nasional maupun internasional” sambung Ivan.
Pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang bertujuan untuk sinergikan Komunitas Lingkungan Hidup di Labuan Bajo sehari sebelumnya, Putra Hawan, founder dari Kole Project, menyampaikan kalau permasalahan sampah di Labuan Bajo berangkat dari individu, dimana tantangannya adalah bagaimana kita semu lebih bijak mengelola sampah dari produk-produk yang kita konsumsi setiap hari.
“Tantangan selanjutnya adalah manajemen pengolahan sampah dari sumbernya, serta bagaimana kita menghasilkan inovasi, misalnya kalau di Kole Project kita mengenalkan model Circular Economy, serta peluang untuk mendapatkan nilai tambah ekonomi dari pengolahan sampah” sambungnya.
Sementara itu penggiat lingkungan dari Komunitas Bajo Bisa dan penerima Arkatama Awards 2022 dari acara Kick Andy, Kennedy Diaz, mengajak seluruh pihak untuk menjaga kebersihan lingkungan di Labuan Bajo, terutama dengan mengolah sampah mulai dari rumah kita sendiri.
“Ke depannya saya berharap Labuan Bajo bisa lebih baik dengan adanya kegiatan Bersih Bajo. Kami berharap kegiatan ini berkelanjutan dan Marriot International dapat menjadi leader, resort pertama yang memperhatikan lingkungan, khususnya di pesisir pantai Labuan Bajo” tutup Kennedy. (RO/OL-7)
Ribuan kantong plastik berisi kentang goreng mentah dan bawang menutupi pesisir East Sussex, Inggris. Relawan berpacu dengan waktu menyelamatkan koloni anjing laut.
ADA sesuatu yang selalu membuat Bali terasa lebih magis saat musim liburan tiba.
Berikut 5 rekomendasi outfit ke pantai yang bisa kamu jadikan inspirasi, seperti dilansir dari situs merek lokal Buttonscarves.
Rock Bar Bali menjadi tempat yang spesial karena berlokasi di atas batu karang tepat di pinggir pantai
Korea Utara membuka kawasan wisata pantai berskala besar. Proyek wsata ini disebut sebagai proyek unggulan Kim Jong Un.
Para relawan berhasil mengumpulkan sebanyak 289 kilogram sampah dari garis pantai, membantu memulihkan lingkungan pesisir dan mendorong aksi nyata dari masyarakat.
PDIP menyoroti aspek keselamatan transportasi wisata
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menutup total pelayaran wisata ke perairan Taman Nasional Komodo akibat cuaca ekstrem.
Polda NTT mengambil langkah responsif dan tegas dalam menangani tragedi tenggelamnya kapal wisata semiphinisi KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo.
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
OPERASI pencarian dan pertolongan (SAR) korban tenggelamnya KM Putri Sakinah telah resmi ditutup. Namun, sejumlah perwakilan keluarga korban memilih tetap bertahan di Labuan Bajo, NTT
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo resmi membuka kembali pelayaran wisata menuju kawasan Taman Nasional Komodo mulai Jumat, 9 Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved