Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir yang merendam belasan ribu rumah di delapan kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara, mulai menelan korban jiwa. Pada Senin (12/12) sore, dua siswa SD yang baru pulang latihan Natal di gereja meningggal dunia, setelah terseret arus banjir aliran sungai Potehan Desa Potehan, Kecamatan Sei Bamban.
Kedua anak yang meninggal dunia terseret arus banjir pada pukul 17.00 WIB ditemukan warga setelah satu jam kemudian atau sekira pukul 18.00. Sebelumnya satu teman dari dua siswa nahas ini dapat menyelamatkan diri dari derasnya arus banjir dan memberitahukan kepada pihak keluarga.
Kedua korban yang meninggal dunia masing masing Rizki Gali Salam, 10, dan Andrian Pratama Lubis, 10, warga Dusun II Kampung Lalang Desa Sukadamai Kecamatan Sei Bamban, Sergai. Keduanya merupakan siswa kelas IV SD Negeri 107444 Dusun I Sukatani Desa Sukadamai Kecamatan Sei Bamban. Rumah dua korban masih bersebelahan.
Menurut saksi mata, Arinson Nababan, yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, kedua korban bersama tiga teman lain pulang latihan Natal dari gereja di Dusun Silambu Desa Sukadamai. Seperti biasa, mereka menyusuri jalan alternatif benteng sawah.
"Karena arus banjir sangat deras, saya sempat memperingati mereka agar jangan melintas di lokasi tersebut, tetapi mereka tetap nekat dan dua dari tiga anak itu terseret arus banjir, sedangkan satu orang lagi yang pandai berenang dapat menyelamatkan diri dan kusuruh untuk memberitahukan keluarganya," kata Arinson Nababan di lokasi kejadian.
Hingga saat ini banjir yang melanda Kabupaten Serdang Bedagai sudah memasuki minggu kedua. Namun, dalam beberapa hari ini banjir semakin tinggi dan meluas di delapan kecamatan dan merendam 13 ribu lebih rumah warga. (OL-14)
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
KEMENTERIAN Kehutanan memanfaatkan kayu gelondongan yang hanyut akibat bencana hidrometeorologi untuk penyediaan hunian sementara atau huntara bagi warga terdampak di Aceh Utara dan sumut
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
Sejumlah provinsi telah mengirimkan relawan kemanusiaan, di antaranya Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sigit berharap dengan adanya gotong royong polisi dan warga ini, anak-anak bisa segera kembali ke kursi sekolah.
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved