Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
COCA Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) bersama DPD Apindo Lampung dan perguruan tinggi menggelar program Bina UMKM Merdeka Belajar. Program yang sudah berjalan dua batch tersebut untuk mendorong kemajuan UMKM dan memberi kesempatan mahasiswa dari perguruan tinggi di Lampung mengaplikasikan teori yang dipelajari di kampus.
"Peran UMKM sangat besar dalam mendorong perekonomian di Indonesia dengan jumlah 64,2 juta dari seluruh unit usaha. Kontribusi UMKM terhadap PDB juga mencapai 56%-59% dan terhadap penyerapan tenaga kerja 97%," kata Ketua DPD Apindo Arry Meizari di Bandarlampung, Rabu (14/12).
Walaupun sebagai tulang punggung perekonomian nasional, kata Arry, UMKM sangat lambat berkembang karena sedikit di antara mereka yang profesional dan berpendidikan. Padahal, berbagai bantuan dari tingkat pusat hingga daerah dikucurkan kepada UMKM.
Hal itulah, lanjut Arry, yang melatarbelakangi program Bina UMKM yang melibatkan mahasiswa. Program tersebut melibatkan mahasiswa sebagai mentor dengan pendampingan dari DPD Apindo Lampung. "(Program ini) ada KPI (key performance indicator). Progresnya setiap bulan ada." Ia mengungkapkan mahasiswa mempraktikkan ilmu yang didapat dan mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi UMKM.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Said Hasibuan, menilai program tersebut tepat dan sangat efektif bagi proses pembelajaran mahasiswa untuk mengubah orientasi dari hanya mencari pekerjaan menjadi membuat lapangan kerja. Karena pengalaman singkat lapangan yang mahasiswa dapatkan dari program Bina UMKM Merdeka Belajar Kampus Merdeka telah membuat mereka menemukan peta jalan alternatif untuk mencapai sukses setelah kuliah.
Head of Corporate Communication CCEP Indonesia, Ardhina Zaiza, mengungkapkan pihaknya memiliki peran ikut mendorong pertumbuhan UMKM dan membina lahirnya calon pemimpin usaha dari kalangan anak muda sebagai motor penggerak ekonomi. "Kami ingin tumbuh bersama mempersiapkan generasi muda membangun optimisme, melihat peluang berani mencoba, dan menjalankan proses pembelajaran meraih sukses yang lebih baik untuk hari ini dan masa depan," ujarnya.
Terkait penyelenggaraan Program Bina UMKM Kampus Merdeka, CCEP Indonesia dan Apindo memberi apresiasi terhadap lima UMKM terbaik. Mereka yang meraih penghargaan ialah Pempek Uly, Batik Asyyafa, Kopi 49, Kahut Sigerbori, dan Si Bintang Buah. (OL-14)
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Suryo menjelaskan, motivasi utamanya membangun pabrik di Lampung Timur adalah untuk menekan angka pengangguran yang tinggi di daerah asalnya.
Disebut Masjid Batu karena sejak didirikan pada era 1970-an, dindingnya tersusun dari batu kali hasil gotong royong warga.
Jembatan gantung ini menjadi bagian dari upaya TNI mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Ketua umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengaku sangat khawatir dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS yang semakin dalam pada akhir-akhir ini.
Dengan margin yang sudah tipis, kenaikan biaya logistik berpotensi memaksa pengusaha kecil menaikkan harga jual agar tetap bertahan.
KETUA Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bob Azam turut buka suara terkait dengan pengumuman Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2026 yang telah diketok.
Pemerintah harus fokus mendorong daya saing dengan insentif moneter yang tepat sasaran dan tepat momentum.
KETUA Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani turut merespons keputusan Bank Indonesia (BI) yang menahan suku bunga acuan (BI Rate) di angka 4,75%.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved