Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan musim hujan pada pertengahan Desember 2022 mulai merata di 10 kabupaten/kota di wilayah Nusa Tenggara Barat.
"Warga diharapkan tetap mewaspadai potensi curah hujan tinggi di wilayah NTB," kata Prakirawan BMKG Stasiun Nusa Tenggara Barat, Nindya Kirana dalam keterangan tertulisnya di Praya, Selasa malam (13/12/2022).
BMKG menyatakan, peluang curah hujan pada dasarian II Desember 2022 di NTB dengan intensitas >20 mm/dasarian berpeluang tinggi terjadi di seluruh wilayah NTB dengan probabilitas > 80 persen. Curah hujan dengan intensitas >50 mm/dasarian juga diprakirakan terjadi di seluruh wilayah NTB dengan probabilitas <20 - 80 persen.
"Peluang curah hujan dengan intensitas 100 mm/dasarian berpeluang terjadi di wilayah Pulau Lombok bagian tengah dengan probabilitas >30- 60 persen," katanya.
Memasuki periode musim hujan yang mulai merata di seluruh wilayah NTB, masyarakat diharapkan dapat terus waspada akan adanya bencana hidrometeorologi. Potensi bencana dapat terjadi secara tiba-tiba dan bersifat lokal seperti hujan lebat, angin kencang, tanah longsor dan banjir.
"Masyarakat juga dihimbau untuk mewaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas," katanya.
Kondisi Dinamika Atmosfer terakhir menunjukkan Indeks ENSO berada pada kondisi La Nina Moderat (indeks ENSO : -1.06). BMKG memprakirakan La Nina masih akan berlangsung hingga Maret 2023, kemudian berangsur menuju kondisi netral.
Indeks IOD pada dasarian terakhir menunjukkan kondisi IOD Netral (-0.37), diprakirakan kondisi IOD Netral akan bertahan hingga Mei 2023. Aliran massa udara umumnya di wilayah Indonesia didominasi oleh angin baratan kecuali wilayah Kalimantan dan Papua bagian utara.
"Kondisi ini diprediksi akan bertahan hingga awal bulan Desember kecuali wilayah selatan ekuator," katanya.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca agar warga waspadai adanya potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Sumbawa Barat pada siang hingga sore hari.
"Rata-rata anomali Suhu Muka Laut (SST) sekitar wilayah NTB saat ini berada pada kategori netral hingga hangat dan diprakirakan pada Desember 2022 hingga Mei 2023 secara umum didominasi oleh kondisi netral, yaitu berkisar antara –0.5 hingga 0.5 derajat celsius," katanya. (Ant/OL-13)
Baca Juga: BPBD Karangasem Sebut tidak Ada RS Rusak akibat Gempa
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Pada 2025, tercatat 161.752 kasus Dengue dengan 673 kematian yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Amran menegaskan, kunci swasembada bawang putih terletak pada keberanian menetapkan target luas tanam yang memadai dan konsistensi kerja di lapangan.
Periode 1-10 Februari 2026 atau dasarian I Februari terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian sebesar 70 hingga lebih dari 90 persen.
Sirkulasi angin dari sistem tekanan rendah tersebut, menurutnya, masih cukup kuat untuk memicu hembusan angin kencang di wilayah NTB, meski tidak sebesar dampak Bibit Siklon Tropis 97S
Berikut prakiraan cuaca Senin 12 Januari 2026 untuk kota-kota besar di Indonesia dikutip dari BMKG
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
Kabupaten Sumbawa tercatat mengalami 764.994 kali sambaran petir atau setara 72,77% dari total sambaran petir yang terjadi selama periode awal Januari hingga Desember.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved