Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat mengatakan, dirinya tidak memiliki niat lagi untuk maju sebagai calon gubernur Provinsi NTT dalam pemilihan kepala daerah serentak yang berlangsung pada 2024.
"Tidak memiliki niat lagi untuk menjadi gubernur. Saya lebih memilih kembali ke Jakarta untuk mengubah cara berpikir aparatur agar sistem pemilihan kepala daerah secara langsung seperti yang dilakukan selama ini bisa diubah sehingga kesejahteraan masyarakat menjadi lebih nyata," kata dia, dalam acara penyerahan DIPA dan TKDD tingkat Provinsi NTT Tahun Anggaran 2023 di Kupang, Jumat (9/12).
Ia menyebutkan sistem pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah tetap dilakukan secara langsung tetapi ketika seseorang calon sudah terpilih sebagai gubernur dan bupati maupun wali kota sudah masuk dalam sistem pemerintahan maka apabila yang bersangkutan tidak bekerja maksimal, orang itu harus diganti.
"Kalau kerjanya tidak benar maka harus diganti karena sudah tidak layak lagi untuk menjadi pemimpin cara seperti ini yang harus kita
lakukan," kata Laiskodat dalam kegiatan yang dihadiri para bupati dan wakil bupati di NTT.
Baca juga: Tuan Guru di Sumut Berdoa untuk Kebaikan di Pilpres 2024
Ia mengatakan apabila kepala daerah tidak bekerja serius untuk kepentingan rakyat, harus diberhentikan karena tidak layak menjadi
pemimpin sehingga sistem pemerintahan daerah harus diubah sehingga tidak ada lagi kepala daerah di Provinsi NTT yang bermain-main bekerja untuk kepentingan rakyat.
"Dalam sistem pemerintah dibolehkan apabila kepala daerah tidak bekerja maksimal untuk kepentingan kesejahteraan rakyat padahal sumber daya alam sangat potensial untuk dikembangkan bagi kepentingan rakyat maka kepala daerah seperti itu harus diganti," tegasnya.
Menurut dia, hampir 70% masalah di NTT ada di pusat sehingga semua proses desain perlu dilakukan dari pusat.
"Sekali pun gubernur NTT sehebat apa pun kalau tidak diurus di pusat maka banyak kekayaan di NTT hari ini tidak bisa dikembangkan secara baik. Termasuk cara berpikir aparatur pemerintah pusat dan NTT juga harus diubah," kata dia.
Ia menjelaskan setelah kembali ke Jakarta maka bisa mendesain pembangunan yang tepat sehingga geliat ekonomi di provinsi berbasis kepulauan ini bertumbuh lebih hebat lagi. (Ant/OL-16)
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
ANCAMAN longsor dan fenomena tanah bergerak terus menghantui warga Kampung Waso, Desa Golo Rentung, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
PEMERINTAH Kota Kupang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
CUACA ekstrem berupa hujan disertai angin kencang terus melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam beberapa hari terakhir.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
Viktor menyebut pada masa kepemimpinan Soeharto, Indonesia mampu mencapai sejumlah kemajuan signifikan di sektor ekonomi, infrastruktur, dan pendidikan.
Partai NasDem memiliki 69 anggota DPR di parlemen karena itu dukungan secara fisik, pikiran, tenaga semua akan diberikan lewat 69 anggota DPR.
Pariwisata menjadi pengerak ekonomi, Gubernur NTT mengingatkan warga kampung Adat Nunungongo untuk meningkatkan pelayanan dan kebersihan.
"Mudah-mudahan ke depannya diperhatikan oleh Bapak Gubernur karena katanya ini jalur provinsi. Jalan provinsi semacam kubang kerbau. Kalau musim hujan, susah payah."
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo memimpin apel siaga kelistrikan bersama Gubernur NTT, Viktor Laiskodat di Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Flores, Rangko, NTT.
Kondisi itu membuat politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) terus memberikan motivasi kepada petani dan masyarakat NTT agar membuat pakan ternak sendiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved