Selasa 06 Desember 2022, 21:10 WIB

Program Kampung Zakat Jangkau Desa di Kepulauan Meranti

mediaindonesia.com | Nusantara
Program Kampung Zakat Jangkau Desa di Kepulauan Meranti

dok.Kemenag
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Tarmizi Tohor, meresmikan program Kampung Zakat di Desa Sungai Cina, Kab. Kep Meran

 

PEMERINTAH dalam hal ini Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, mempercepat pelaksanaan Program Kampung Zakat bagi masyarakat atau daerah tertinggal di pelosok nusantara, sebagai salah satu upaya efektif pengentasan kemiskinan sekaligus peningkatan ekonomi umat.

Kali ini, Desa Sungai Cina, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti yang hanya dapat diakses dengan kapal selama 4 jam setengah dari Batam maupun Pekanbaru Riau, menjadi sasaran Program Kampung Zakat, setelah permohonan kepala daerah, Kakanwil Kemenag dan kriteria warga maupun daerah tersebut, memenuhi sarat sebagai desa wakaf.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Tarmizi Tohor, mengatakan Program Kampung Zakat merupakan upaya negara dalam meningkatkan perekonomian umat melalui optimalisasi dana zakat.

Menurut Tarmizi, dana zakat harus mampu dioptimalkan sebagai instrumen pembangunan berbasis wilayah, khususnya di daerah 3T, yakni terdepan, terluar, dan tertinggal.

"Kalau zakat hanya digunakan untuk memberi sembako saja, angka kemiskinan tidak akan berkurang di Indonesia. Untuk itu harus ada upaya pemberdayaan ekonomi umat melalui optimalisasi dana zakat, salah satunya Program Kampung Zakat" kata Tarmizi Tohor kepada wartawan, Selasa, (6/12/2022).

Putera asli Kepulauan Meranti ini menjelaskan, pengembangan Program Kampung Zakat harus disesuaikan dengan potensi sumber daya alam yang ada. Seperti di Desa Sungai Cina Kepulauan Meranti yang mempunyai perkebunan sagu, karet, dan kelapa yang berpotensi meningkatkan perekonomian warga setempat, namun memang harus dibantu agar mampu bersaing di pasar nasional.

Tarmizi Tohor menyebut kondisi kemiskinan menjadi tantangan negara yang salah satunya dapat diatasi dengan menyempurnakan tata kelola zakat yang seyogianya berorientasi pada peningkatan kesejahteraan umat melalui program-program kreatif dan inovatif.

“Program Kampung Zakat sebenarnya telah dijalankan sejak tahun 2018-2022, melibatkan 27 Baznas & 25 LAZ, dan hari ini di Kepulaun Meranti, genap 19 titik,” jelas Tarmizi Tohor.

"Program ini diharapkan dapat menarik para muzaki potensial untuk membayar zakat, karena mereka tentu tidak sungkan membantu setelah telah melihat hasil nyata meningkatnya perekonomian umat dan daerah melalui kampung zakat,” lanjut Tarmizi.

Dalam ‘blusukannya’ ke Desa Sungai China yang berada di pelosok Kepulauan Meranti, Tarmizi Tohor didampingi oleh Kasubdit Kelembagaan dan Informasi Zakat-Wakaf, Andi Yasri, Kasubdit Edukasi, Inivasi dan Kerjasama Zakat-Wakaf, Wida Sukmawati serta Kasubdit Akteditasi Lembaga Zakat, Muhibuddin.

Mengamini Tarmizi Tohor, Kasubdit Kelembagaan dan Informasi Zakat-Wakaf, Andi Yasri, mengatakan Program Kampung Zakat telah terbukti mengakselerasi taraf hidup dan ekonomi umat.

“Alhamdulillah, taraf hidup serta ekonomi masyarakat dan daerah di 18 wilayah yang kita dirikan Kampung Zakat semakin meningkat, diamana program ini terbukti mampu memperbaiki, menumbuhkan serta memperkuat ekonomi umat,” kata Andi Yasri kepada Wartawan, (6/12).

Melihat fakta inilah, lanjut Andi Yasri, pemerintah mempercepat pelaksanaan Program Kampung Zakat di 514 kabupaten kota, sebagai langkah yang tepat untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

Dalam kesempatan ini, pemerintah memberikan sejumlah bantuan mulai uang ratusan juta rupiah untuk membeli berbagai peralatan bagi masyarakat dan UMKM lokal, serta bantuan sembako dan perlengkapan sholat dan sehari-hari bagi ratusan warga Desa Sungai China Kepulauan Meranti yang menghadiri peresmian desa mereka sebagai kampung zakat.

“Satu hal yang harus diketahui, manfaat kampung zakat dapat dirasakan oleh seluruh umat beragama, bukan hanya umat islam. Banyak umat beragama lainnya membuka usaha atau jasa bernilai ekonomis disekitar kampung zakat, dan sukses usahanya,” pungkas Andi Yasri. (OL-13)

Baca Juga: Ditjen Bimas Islam Luncurkan Program Kampung Zakat Perkuat ...

Baca Juga

DOK.MI

Situasi Polres Malinau Kaltara Kondusif Usai Dirusak Massa

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Februari 2023, 23:20 WIB
Peristiwa ini berawal dari tertembaknya korban LH oleh Brigadir W dari Tim Intel Resmob Kompi 4 Yon A Pelopor Polda...
ANTARA/Istafan Najmi

BKSDA Teliti Perilaku Harimau Sumatra Serang Warga di Aceh Selatan

👤Amiruddin Abdullah 🕔Minggu 05 Februari 2023, 23:05 WIB
Sampel darah harimau tersebut akan dikirim ke Laboratorium PSSP Bogor untuk pemeriksaan canine distemper...
ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo

Kirab Barongsai dan Liong Meriahkan Cap Go Meh di Denpasar

👤Ruta Suryana 🕔Minggu 05 Februari 2023, 22:40 WIB
Kirab barongsai dan liong tidak hanya melibatkan warga keturunan Tionghoa dan umat di klenteng, tetapi juga masyarakat Hindu Bali dari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya