Senin 05 Desember 2022, 23:00 WIB

Polisi Tahan WN AS Pelaku Kekerasan Seksual di Vila Canggu

Arnoldus Dhae | Nusantara
Polisi Tahan WN AS Pelaku Kekerasan Seksual di Vila Canggu

DOK.MI
Ilustrasi

 

POLRES Badung hingga kini masih mendalami motif tindakan seorang bule warga negara Amerika Serikat yang melakukan kekerasan seksual terhadap seorang perempuan warga negara Filipina yang sedang berlibur di Bali.

Kapolres Badung AKB Leo Dedy Defretes di Lobi Polres Badung, Senin (5/12), menyatakan bule asal California, Amerika Serikat, JPA Jr, 38, diduga melakukan kekerasan seksual terhadap warga negara Filipina BJCB, 31.

"Untuk motif masih kita dalami dan kita melakukan pemeriksaan. Untuk korban masih menunggu kondisi fit dulu baru kami lakukan pemeriksaan mendetail," kata Leo Defretes.

Ia mengatakan tersangka JPA saat ini ditahan di Rutan Polres Badung karena melakukan tindakan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 285 KUHP atau Pasal 4 ayat (2) huruf d Juncto Pasal 6 huruf a UU RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan.

Dia mengatakan aksi yang dilakukan pada Senin, 21 November 2022, sekira pukul 02.00 Wita di sebuah vila di Canggu, Kuta Utara, Badung tersebut dilaporkan korban BJCB asal Filipina ke SPKT Polres Badung karena merasa tidak terima dengan apa yang dilakukan WNA AS itu.


Baca juga: Polda Banten Gagalkan Penyelundup Sabu Bermodus Sembunyikan di Dalam Anus


Menurut keterangan Leo Defretes, dalam melakukan tindakan kekerasan tersebut, tersangka JPA dibantu MCQ, 25, yang merupakan teman korban sendiri yang sedang berlibur di Bali.

"Korban itu teman dari pelaku perempuan, mereka saling kenal dan hang out bersama," kata dia.

Leo menjelaskan antara pelaku pria dan korban sebelumnya sudah berkenalan. Pelaku yang telah memiliki rencana buruk terhadap korban mengajak korban untuk makan malam bersama. Setelah selesai jalan dan makan malam, korban diajak pelaku ke vila sewaannya.

"Korban diajak ke vila pelaku dan saat korban meminjam kamar mandi di situlah pelaku kemudian melakukan tindak pidana kejahatan pemerkosaan," kata Kapolres.

Adapun modus operandi yang dipakai pelaku dalam melancarkan aksinya dengan mengajak korban ke vila terlapor dan selanjutnya pelaku melakukan kekerasan seksual.

Fakta lain yang diungkap Kapolres dalam kasus tersebut adalah bagaimana peran teman korban dalam membantu pelaku. Teman korban sengaja memegang badan korban agar pelaku pria dapat melakukan aksinya.

"Terhadap pelaku kami jerat Pasal 285 ayat 4 KUHP dengan pidana penjara maksimal 12 tahun," kata Leo. (Ant/OL-16)

Baca Juga

DOK/Green Forest Resort & Wedding by Horison

Metropolitan Golden Management Jamu Pelanggan Korporasi Jakarta, Banten dan Jawa Barat

👤Naviandri 🕔Senin 30 Januari 2023, 22:20 WIB
Acara ini bertujuan untuk memberi apresiasi kepada berbagai perusahaan yang sering menghelat acara di hotel-hotel Horison d itiga provinsi...
Antara

KAI Siap Operasikan Kereta Api Makassar-Parepare

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 30 Januari 2023, 21:05 WIB
Saat ini, kereta api perintis lintas Makassar-Parepare sedang dalam tahap uji coba. Layanan tersebut merupakan bentuk pemerataan...
Medcom

Kasus Kekerasan Terhadap Balita Usia 2 Tahun Di NTT Viral

👤Palce Amalo 🕔Senin 30 Januari 2023, 20:49 WIB
AKSI kekerasan terhadap seorang balita kembali terjadi. Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya