Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
KORBAN gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih berdatangan ke RSUD Sayang. Hingga Selasa (22/11) pukul 07.30 WIB, jumlah pasien yang dibawa ke RSUD Sayang sebanyak 460 orang.
Kabag Umum RSUD Sayang Cianjur, Anwar Amin, mengatakan jumlah pasien yang dibawa ke rumah sakit masih terus bertambah. Ia belum bisa memastikan jumlah pastinya karena data terus update.
"Secara akumulasi belum kami rekap. Tapi data hingga tadi pagi pukul 07.15 WIB, ada 460 orang yang masuk ke sini (RSUD Sayang)," kata Anwar, Selasa (22/11).
Anwar menyebut daya tampunh pasien di rumah sakit sangat terbatas. Karena itu, cukup banyak juga pasien yang dirujuk ke sejumlah rumah sakit.
"Ada sekitar 125 orang pasien yang dirujuk ke berbagai rumah sakit, seperti RSUD R Syamsudin, RS Hasan Sadikin, dan beberapa rumah sakit lainnya di Jawa Barat," ucapnya.
Berbagai kebutuhan medis dI RSUD Sayang Cianjur masih mencukupi. Di antaranya bantuan dari Kementerian Sosial yang sudah menyalurkan selimut, veld bed, dan lainnya.
Pun bantuan tenaga medis, kata Anwar, dukungan datang dari berbagai elemen. Seperti dari RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi dan hampir semua rumah sakit di Jawa Barat.
Sementara itu, ucap Anwar, hingga Senin (21/11) malam, jumlah korban meninggal dunia yang dibawa ke RSUD Sayang sebanyak 65 orang. Tiga jenazah terakhir datang sekitar pukul 21.45 WIB. "Tiga jenazah yang datang itu anak-anak," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: PLN Pulihkan 89 persen listrik Pelanggan Terdampak Gempa Cianjur
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa Sumba tersebut terjadi pada pukul 18.41 WIB.
DUA bangunan rumah warga di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilaporkan rusak terdampak gempa 4,2 magnitudo, Minggu (15/3). Kedua bangunan itu berada di dua lokasi berbeda.
BMKG melaporkan gempa bumi tektonik di Laut Selatan Sukabumi, Jawa Barat hari ini 13 Maret 2026 dini hari pukul 02.18 WIB. berdasarkan BMKG gempa terkini itu tak berpotensi tsunami
Gempa bumi 5,4 magnitudo yang terjadi berpusat di Kota Sukabumi kedalaman 43 kilometer tidak berpotensi tsunami.
BMKG mencatat sedikitnya 20 gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,1 hingga 4,1 terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Selasa (10/3) dini hari.
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
Getaran gempa M4,2 memang cukup besar di beberapa wilayah. Namun, sampai saat ini dilaporkan belum ada dampak kerusakan akibat gempa.
Gempa bumi 5,4 magnitudo yang terjadi berpusat di Kota Sukabumi kedalaman 43 kilometer tidak berpotensi tsunami.
KABUPATEN Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa tektonik bermagnitudo 5,4, Jumat (13/3) sekitar pukul 02.18 WIB.
BMKG mencatat sedikitnya 20 gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,1 hingga 4,1 terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Selasa (10/3) dini hari.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah 94 kilometer tenggara Kabupaten Simeulue pada Senin, 3 Maret 2026, pukul 11.56.45 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved