Sabtu 19 November 2022, 09:54 WIB

Gandeng Grab dan Good Doctor, Pemkot Semarang Tingkatkan Layanan Kesehatan Digital

mediaindonesia.com | Nusantara
Gandeng Grab dan Good Doctor, Pemkot Semarang Tingkatkan Layanan Kesehatan Digital

Ist
Penandatangan kerja sama antara Pemkot Semerang. Grab, dan Good Doctor dalam pelayanan kesehatan masyarakat secara digital.

 

PEMERINTAH Kota Semarang telah menerapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi warganya.

Pemkot Semarang menyadari bahwa pemanfaatan digitalisasi di bidang kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan memenuhi kebutuhan mereka akan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Walaupun Kota Semarang telah meraih Penghargaan Swasti Saba dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara berturut-turut pada 2015, 2017, 2019, dan 2021, tidak membuat Pemkot berpuas diri.

Pemkot Semarang terus berupaya meningkatkan kualitas kesehatan warganya dengan membuka kesempatan untuk bekerja sama dengan pihak swasta untuk menyediakan layanan kesehatan yang cerdas seperti telemedicine bagi masyarakat Kota Semarang.

Selama ini, Dinas Kesehatan Kota Semarang telah menyediakan layanan konsultasi dokter (Konter) untuk masyarakat Kota Semarang melalui 10 saluran Whatsapp (WA).

Kemitraan Dinas Kesehatan Kota Semarang, Good Doctor, dan Grab yang didukung oleh 37 Puskesmas ini akan memperkuat dan memperluas jangkauan pelayanan kesehatan yang sudah ada.

Dengan akses yang lebih luas melalui aplikasi GrabHealth dan Good Doctor, seluruh masyarakat Kota Semarang dapat memperoleh layanan kesehatan setiap saat di mana pun mereka berada dengan cepat.

Baca juga: DBD di Klaten Melonjak Hingga 486 Kasus, 23 Orang Meninggal

Sebagai penyedia telemedicine pertama yang bekerja sama dengan Pemkot Semarang untuk memfasilitasi pelayanan kesehatan berbasis teknologi digital, PT Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) telah membuat Perjanjian Kerja Sama dengan Grab dan Pemkot Semarang.

Perjanjian Kerja Sama antara Good Doctor, Grab, dan Pemerintah Kota Semarang tentang pemanfaatan aplikasi Good Doctor dan Grab dalam layanan kesehatan berbasis teknologi digital di Kota Semarang telah ditandatangani oleh ketiga pihak.

Dalam acara penandatanganan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Mochamad Abdul Hakam, mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi inisiasi yang dilakukan Good Doctor dan Grab untuk membantu program kerja Pemerintah Kota Semarang dalam bidang kesehatan."

"Dengan pengalaman Good Doctor dan Grab dalam memberikan layanan telemedicine kepada masyarakat, kami yakin kerja sama ini akan mempermudah warga Kota Semarang memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas," katanya dalam keterangan, Sabtu (19/11).

"Kerja sama ini merupakan upaya Pemkot Semarang untuk menambah layanan kesehatan bagi warganya selain layanan BPJS Kesehatan yang sudah ada sekaligus membuktikan komitmen kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi warga Kota Semarang," jelasnya. 

Dalam acara yang sama, Head of Medical PT Good Doctor Technology Indonesia, dr. Adhiatma Gunawan mengatakan, “Kami bangga dapat mendukung Pemerintah Kota Semarang yang selalu berupaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi seluruh warganya sehingga seluruh masyarakat di kota ini dapat hidup sehat."

"Kami sangat menghargai kepercayaan yang diberikan Pemkot Semarang dengan memastikan kualitas dan keamanan layanan yang kami berikan, baik dari sisi dokter yang melayani telekonsultasi maupun keamanan platform dan data pengguna," ujar dr.Adhiatma.

."Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk selalu memastikan standar medis tertinggi dalam operasi kami dan sertifikasi ISO 27001 yang diakui secara internasional yang telah kami peroleh,” paparnya

Sementara itu, Richard Aditya, Director of West Indonesia, Grab Indonesia mengatakan,“Kami sangat mengapresiasi Pemkot Semarang yang memanfaatkan aplikasi Grab dan Good Doctor untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan warganya."

"Kami akan melakukan pengantaran obat setelah pasien melakukan telekonsultasi melalui aplikasi GrabHealth. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan akses layanan kesehatan digital di Semarang dalam memperoleh layanan kesehatan.” jelasnya.

Sebelum terdaftar di aplikasi Good Doctor dan GrabHealth powered by Good Doctor, para dokter dan apoteker yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang akan diverifikasi terlebih dulu oleh Good Doctor.

Para dokter itu merupakan dokter-dokter puskesmas di Kota Semarang yang memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter yang telah dilegalisir dan masih berlaku serta Surat Izin Praktik (SIP) Dokter yang masih berlaku.

Demikian pula dengan apoteker harus memiliki Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA) yang masih berlaku.

Setelah memenuhi persyaratan itu, para dokter akan mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Good Doctor untuk meningkatkan kemampuan mereka melakukan telekonsultasi, cara menangani pasien pada saat telekonsultasi.

Good Doctor melakukan verifikasi dan pelatihan ini untuk memastikan bahwa kualitas layanan telekonsultasi yang diberikan mengikuti standar medis tertinggi yang selalu dijunjung oleh Good Doctor sejak awal beroperasi.

Masyarakat Kota Semarang yang akan melakukan telekonsultasi dapat memilih jalur konsultasi, bisa langsung menggunakan aplikasi GrabHealth powered by Good Doctor atau melalui QR Code untuk masuk ke aplikasi Good Doctor.

Masyarakat tidak perlu khawatir dengan keamanan data mereka karena Good Doctor telah melakukan berbagai langkah untuk melindungi data konsumen mereka.

Good Doctor menggunakan platform keamanan data standar industri yang dirancang khusus untuk melindungi data penggunanya. Dokter hanya bisa mengakses data saat melayani pasien.

Pasien yang akan berkonsultasi hanya dapat menggunakan perangkat yang telah terdaftar sehingga pengguna tidak dapat melakukan login melalui perangkat yang berbeda. Saat konsumen menghubungi Customer Service (misalnya mengenai permintaan resep), Good Doctor akan memverifikasi pengguna terlebih dulu.

Good Doctor menyadari bahwa informasi pribadi dan medis sangat sensitif dan memerlukan protokol tata kelola yang tepat untuk memastikan keamanan data setiap saat.

Oleh karena itu, sejak awal menjalankan bisnisnya, Good Doctor secara konsisten menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) sehingga kini berhasil meraih sertifikasi ISO 27001.

Dengan sertifikasi ini, sistem keamanan informasi Good Doctor terbukti andal baik keamanan data platform maupun data pengguna Good Doctor sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya pelanggaran keamanan di bidang teknologi informasi.

Good Doctor juga memastikan bahwa mereka telah melaksanakan tanggung jawab hukum mereka terkait keamanan informasi dan persyaratan keamanan apa pun.

Sebelum penandatanganan kesepakatan bersama ini, Good Doctor telah bekerja sama dengan Pemkot Semarang dalam program peningkatan literasi dan akses layanan kesehatan digital untuk masyarakat Kota Semarang pada Agustus 2022 serta program vaksinasi Gotong Royong pada Oktober 2021.

Kini dengan penandatanganan kerja sama ini, Good Doctor dan Grab akan memfasilitasi layanan kesehatan berbasis teknologi digital berupa telekonsultasi dan pengantaran obat untuk masyarakat Kota Semarang.

Pada acara penandatanganan ini, Good Doctor sekaligus mendonasikan 10.000 masker medis kepada Pemerintah Kota Semarang untuk tetap memberikan proteksi dari COVID-19 bagi masyarakat yang membutuhkan. (RO/OL-09)

 

 

 

Baca Juga

ANTARA/Jojon

7.302 Nakes di Palembang sudah Divaksinasi Booster Kedua

👤Dwi Apriani 🕔Jumat 09 Desember 2022, 23:48 WIB
Sebanyak 7.303 orang tenaga kesehatan (nakes) di Kota Palembang per 6  Desember sudah melakukan vaksinasi penguat (booster) kedua...
DOK.MI

Kejari Lombok Timur Tahan 3 Tersangka Kasus Korupsi Alsintan

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 23:33 WIB
Tersangka ketiga tersebut berinisial AM yang berperan sebagai eksekutor pembentuk usaha pelayanan jasa alsintan (UPJA) pada dua kecamatan...
MI/Gabriel Angga

Viktor Laiskodat tidak Ingin Maju Lagi pada Pilkada 2024

👤Palce Amalo 🕔Jumat 09 Desember 2022, 23:04 WIB
Ia mengatakan apabila kepala daerah tidak bekerja serius untuk kepentingan rakyat, harus diberhentikan karena tidak layak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya