Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
ERLANGGA for Kids Imprint dari Penerbit Erlangga bekerja sama dengan Ketua Tim Penggarak PKK Provinsi Jawa Timur (Jatim) Arumi Bachsin, S.E, istri Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B. Bus., M. Sc. menerbitkan buku cerita Aku Anak Sehat dan Kuat.
Buku cerita anak bergambar yang berjumlah 24 halaman ini, mengisahkan tentang seorang ibu yang mengajak kedua anaknya, Mina dan Momo, mendatangi Posyandu untuk melakukan imunisasi.
Buku ini juga berpesan, pentingnya imunisasi bagi anak dalam rangka meningkatkan sistem kekebalan dalam tubuh.
Baca juga : Kader PKK di Padang Diminta Ikut Mencegah Stunting
Buku Aku Anak Sehat dan Kuat di-launching baru-baru ini di hadapan para istri wali kota dan istri bupati selaku Tim Penggerak PKK di Provinsi Jawa Timur, di Senyum World Hotel, Batu, Malang.
Peluncuran buku ini dilakukan Arumi Bachsin, S.E., penulis buku sekaligus Bunda Baca Provinsi Jawa Timur dan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur.
Puncak acara peluncuran buku Aku Anak Sehat dan Kuat ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis dari Penerbit Erlangga diwakili oleh Rio Yan Berlin, Kepala Cabang Surabaya kepada Arumi ,
Baca juga : Penuhi Kebutuhan Nutrisi 1.000 HPK, Promina Giatkan Literasi Gizi MPASI
Kemudian, Arumi juga menyerahkan buku cerita ini kepada Wagub Jatim, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Timur, Pengurus PKK Provinsi Jawa Timur dan Ketua TP PKK Kota Batu.
Menurut Arumi, buku ini sebagai upaya mengimplementasikan gerakan gemar membaca bagi anak usia dini untuk mendukung gerakan literasi.
"Buku ini dibuat dengan gambar yang menarik dan dengan berbagai macam warna, sehingga diharapkan anak-anak lebih minat untuk membaca," jelasnya dalam keterangan pers, Jumat (18/11).
Baca juga : Buku Stunting-Pedia Beri Referensi Penanganan Stunting Bagi Pemda
Sementara itu, mengenai buku Aku Anak Sehat dan Kuat yang baru diluncurkan ini, Wagub Jatim Emil Dardak menyampaikan bahwa selain sebagai sarana sosialisasi, harapannya buku ini dapat meningkatkan kebiasaan membaca buku di kalangan anak-anak.
"Judul bukunya seperti lagu ketika saya masih SD. Lagu itu lengkap banget, karena ibuku rajin dan cermat, semasa kecil aku diberi asi, makanan bergizi, dan imunisasi, dan hal-hal tersebut merupakan beberapa program dari Tim Penggerak PKK<" jelasnya.
"Semua ada di dalam satu lagu, dan hingga sekarang sangat membekas. Maka dari itu, hal seperti ini perlu dikelola sebagai terobosan agar pesan dari buku ini dapat terus tertanam di ingatan anak-anak," kata Emil.
Pada wawancara terpisah, Penerbit Erlangga melalui Assistant Managing Director for Young Readers, Reference and Digital Products Penerbit Erlangga, Fikri Somyadewi melalui buku ini kami juga ingin mengajak bercerita dan mengedukasi para orang tua, pendidik, dan anak-anak untuk melakukan imunisasi.
"Dengan membaca buku ini, harapannya anak-anak merasa nyaman dan mampu menyerap informasi yang akan menambah wawasan anak melalui buku ini," katanya.
Paradoks yang kerap dialami banyak profesional: terlihat berhasil di luar, namun perlahan kehilangan makna di dalam.
Hendri Satrio menjelaskan, karya tersebut lahir dari keresahannya melihat pola komunikasi pejabat yang seringkali memicu polemik.
Ekoteologi bukan sekadar konsep akademik, melainkan kerangka berpikir yang menghubungkan manusia, alam, dan Tuhan.
Priyambudi Sulistiyanto resmi meluncurkan bukunya, Finding Kapiten Boodieman, dalam sesi Book Launch di Ubud Writers & Readers Festival 2025
Karya GKR Hemas berhasil menggambarkan dinamika peran DPD RI sejak reformasi hingga kini, serta menegaskan pentingnya memperkuat hubungan antara pusat dan daerah.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengapresiasi peluncuran buku bertajuk yang ditulis dr Inez Nimpuno, MPS, MA, sebagai upaya menggencarkan edukasi tentang kanker payudara.
Persepsi ini lahir dari cara pandang lama yang mengabaikan prinsip gizi seimbang. Padahal ukuran kesehatan tidak bisa hanya dilihat dari tampilan fisik semata.
Paparan gawai pada fase krusial pertumbuhan (usia 5 hingga 15 tahun) berisiko memicu gangguan tumbuh kembang yang menetap hingga dewasa.
Skrining pendengaran pada anak sejak dini menjadi kunci vital dalam menjaga kualitas hidup dan fungsi komunikasi buah hati.
Fungsi pendengaran memiliki kaitan erat dengan kemampuan bicara anak.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved