Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BUKAN seminar motivasi, bukan workshop pengembangan diri, dan bukan pula sekadar peluncuran buku. Acara bertajuk “Dari Diri, ke Karya, ke Dampak” justru meninggalkan kesan yang lebih dalam: membuat banyak pesertanya pulang dengan satu pertanyaan besar—selama ini aku benar-benar hidup, atau hanya sibuk?
Diselenggarakan melalui kolaborasi IDMC x MindsetMerdeka, acara ini menghadirkan Sunil R. Tolani dalam sesi Meet & Greet & Book Signing buku Udah, Gini Aja!, yang dipandu oleh Cahyadi Pakeh dan Fizly Ciputri. Suasana diskusi berlangsung hangat, jujur, dan reflektif—jauh dari format motivasi yang normatif.
Percakapan semakin hidup lewat kehadiran Christina Lie, Adit MKM, dan Ryan Kristo, yang secara terbuka membedah realita dunia kreatif dan bisnis. Mereka mengangkat paradoks yang kerap dialami banyak profesional: terlihat berhasil di luar, namun perlahan kehilangan makna di dalam.
Sebagai kejutan bagi para peserta, Sunil R. Tolani juga memperkenalkan karya terbarunya, sebuah eBook berjudul “Terlalu Sibuk Untuk Hidup.” Karya ini menjadi kelanjutan dari keresahan yang banyak dirasakan audiens—tentang produktivitas tanpa kesadaran, dan kesuksesan tanpa kehadiran diri.
Acara ini turut dihadiri sejumlah tamu VIP dari berbagai latar belakang profesional, di antaranya Dr. dr. Pinpin Bakhtiar, Dr. Taufan Teguh Akbari, James Gwee, Roby Tan, Tabitha Napitupulu, Wilson Tan, serta tokoh-tokoh lainnya.
Lebih dari sekadar acara, “Dari Diri, ke Karya, ke Dampak” menjadi ruang perenungan bersama—tentang bagaimana seseorang ingin hidup, berkarya, dan memberi dampak yang bermakna, bukan hanya terlihat berhasil.(H-2)
Keberanian untuk membuka diri terhadap peluang, meski disertai risiko, seringkali menjadi titik awal dari perubahan besar dalam hidup seseorang.
DUA buku antologi berjudul Ombak Inspirasi dan Aku, Takdir dan Jalan Pulang dirilis Yayasan Generasi Emas Berkarya (Gemar). Menghadirkan deretan kisah inspiratif pemuda di daerah.
Buku ini adalah kumpulan refleksi yang mengajak pembaca untuk menelusuri nilai-nilai Islam dengan kejernihan akal dan kebeningan hati.
FH UP meluncurkan empat buku baru hasil karya dosen dan mahasiswa sebagai wujud nyata kontribusi akademis atas dunia pendidikan dan masyarakat.
PENULIS Foggy FF mempersembahkan buku terbarunya berjudul Melihat Lebih Jernih. Buku tersebut berfokus pada perjuangan pribadinya dalam menghadapi masalah kesehatan mental.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved