Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BELASAN pohon di sejumlah jalan protokol di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tumbang akibat diterjang hujan yang disertai angin serta ada yang melintang di jalan raya.
"Dampak hujan yang disertai angin kencang yang terjadi hari ini, tidak hanya mengakibatkan 12-an pohon tumbang, melainkan ada sejumlah kabel jaringan telepon serta listrik milik PLN," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Munaji di Kudus, Kamis (17/11).
Ia mengungkapkan peristiwa hujan deras yang disertai dengan tiupan angin kencang terjadi Kamis sekitar pukul 12.00 WIB dan mengakibatkan belasan tumbang yang terbesar di sejumlah daerah di Kudus.
Akibat kejadian tersebut, ada pohon tumbang yang mengakibatkan akses jalan terhambat karena pohon yang tumbang melintang di jalan.
Pohon tumbang yang melintang di jalan, di antaranya di Jalan Kudus-Jepara, di Jalan Jenderal Sudirman, di Jalan Sunan Kudus, dekat
perkantoran Mejobo serta di beberapa wilayah lainnya.
Baca juga: Kasus Covid-19 Di Kabupaten Cirebon Tunjukkan Tren Peningkatan
Ia mengungkapkan arus lalu lintas memang sempat tersendat karena pohon tumbang tercatat melintang di sejumlah jalur padat kendaraan, seperti di Jalan Kudus-Jepara serta Jalan Jenderal Sudirman.
"Akan tetapi, berkat kesigapan petugas dari BPBD dan kepolisian, akhirnya arus lalu lintas bisa diatur agar tetap lancar sambil menunggu
proses evakuasi pohon tumbang," ujarnya.
Akibat pohon tumbang juga menimpa lampu pengatur lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, bangunan sekolah taman kanak-kanak (TK) di Desa Getas Pejaten, serta SD Pedawang.
Untuk korban jiwa, hingga saat ini masih nihil, sementara untuk nilai kerugian ditaksir mencapai Rp6 juta.
Tim BPBD Kudus juga masih diterjunkan di sejumlah lokasi pohon tumbang, meskipun sebagian besar sudah dievakuasi sehingga akses jalan juga kembali normal. (Ant/OL-16)
Pasar Dandangan berlangsung selama 10 hari jelang Ramadan menjadi sarana penting untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.
BPBD Kudus mengatakan longsor terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog tersebut karena intensitas hujan yang sangat lebat.
Banjir akibat cuaca ekstrem di Kudus merendam 5.596 rumah dan 1.970 hektare sawah serta berdampak pada 43.479 jiwa.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah.
Kasus asusila yang terjadi di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus menjadi pembicaraan netizen setelah video yang diambil dari rekaman CCTV di rumah sakit plat merah itu viral.
Keterbatasan akses air bersih masih menjadi persoalan mendasar di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi dan kualitas sumber air yang menurun.
Tetap waspadai cuaca ekstrem tersebut, karena dapat berdampak bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meresmikan Embung Karangjati di Blora. Embung senilai Rp8,5 miliar ini diproyeksikan mengairi 40 hektare lahan dan tingkatkan panen petani.
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyesalkan maraknya tawuran sarung selama Ramadan dan meminta penanganan ramah anak melalui disiplin positif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved