Minggu 13 November 2022, 23:51 WIB

Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Diharap Jadi Pusat Diseminasi Islam

Widjajadi | Nusantara
Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Diharap Jadi Pusat Diseminasi Islam

MI/Widjajadi
Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin mengambil sumpah 22 pengurus Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Jawa Tengah, Minggu (13/11).

 

SEHARI menjelang diresmikannya Masjid Raya Sheikh Zayed Solo oleh Presiden Joko Widodo, Kementerian Agama RI mengukuhkan pengurus masjid hadiah dari Pangeran Uni Emirat Arab di Hotel Swiss Bell Hotel, Gilingan, Jawa Tengah, Minggu (13/11) petang.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kamaruddin mengambil sumpah 22 pengurus Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, dan  berharap, keberadaanya menjadi instrumen penting untuk menyebarkan paham agama yang baik, benar, sejuk, menenteramkan, dan meneguhkan.

Dia menegaskan, masjid ini ke depan akan menjadi pusat diseminasi dan pengembangan modernisasi keagamaan yang bukan hanya dirasakan oleh umat Islam atau masyarakat di Kota Surakarta.

"Semoga dalam pengelolaan masjid, bisa menjadi tempat mendiseminasikan Islam yang rahmatan lil alamin seluruh Indonesia bahkan dunia," ungkap Kamarudin.

Dia mengatakan, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo akan memiliki banyak aktivitas untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan meningkatkan kualitas kesalehan umat.


Baca juga: Semarakkan KTT G20 Bali, UID Gelar Pameran Bio-Energetic Architecture


Keberadaanya juga mengandung semua ormas di Solo untuk mengurus masjid ini, dan akan berkolaborasi dengan Kemenag, ormas Islam, dan tokoh masyarakat Kota Solo untuk menjaga Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.

Yang ditunjuk dan dipercaya menjadi pengurus pelaksana Harian Badan Pengelola Masjid Raya Sheikh Zayed Solo adalah KH. Abdul Rozaq Shofawi sebagai Ketua Pelaksana Harian, KH Abdul Karim (Wakil Ketua), lalu koordinator imam dan khatib dipercayakan kepada KH Ibrahim Asfari.

Sedangkan sekretaris dijabat KH Agus Maarif dan Munajat sebagai Kabag Perencanaan Keuangan, Hukum, dan Kerja Sama.

KH Abdul Rozaq Shofawi menegaskan akan menjaga amanah itu dengan baik dan penuh tanggung jawab.

"Saya tidak menyangka ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Harian Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Amanah ini akan saya laksanakan dengan kesungguhan dan tanggung jawab," tukas ulama pengasuh Pesantren Al Muayyad Solo ini.

Ia akan akan menjadikan madzhab syafi'i dalam menentukan keputusan. Sedang untuk Imam Besar bertugas menyusun pelaksanaan ibadah untuk tiap harinya. (OL-16)

 

 

Baca Juga

dok.ist

Ganjar : 23 SMA/SMK di Jateng Terapkan Kurikulum Antikorupsi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 23:42 WIB
GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengajak pihak sekolah untuk kreatif mengajarkan pendidikan antikorupsi. Semua mata pelajaran...
DOK.MI

Polisi Tangkap Buronan Kasus Pembunuhan di Diskotek Palembang

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 23:42 WIB
Tersangka Anton Sujarwo ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Sukarame, Selasa (29/11) di rumahnya, setelah delapan bulan melarikan diri...
Ist

Pengasuh Ponpes Lirboyo: Tak Ada Kaitan Bencana dengan Khilafah

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 23:32 WIB
Sudah banyak contoh negara-negara di dunia ini yang menerapkan sistem khilafah justru sampai sekarang masih dilanda konflik...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya