Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo hari ini meresmikan Masjid Raya Syeikh Zayed di Kota Solo, hadiah dari Pangeran Uni Emirat Arab (UEA), Mohamed Bin Zayed Al Nahyan yang diberikan kepada pemerintah dan rakyat Indonesia.
Selain menjadi pusat ibadah dan kegiatan agama, pemerintah menjadikan Masjid Raya Syeikh Zayed sebagai prototipe program prioritas MPMB (masjid pelopor moderasi beragama), untuk merespons situasi-kondisi aktual kehidupan keagamaan dan kebangsaan saat ini, khususnya jelang tahun politik, pemilu 2024.
Mewakili pemerintah sekaligus inisiator program MPMB, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kementerian Agama, telah melaunching ‘Kick Off’ program tersebut, sekaligus melantik pelaksana harian Badan Pengelola Masjid Raya Syeikh Zayed yang menjadi ujung tombak edukasi nilai-nilai kebaikan dari moderasi beragama kepada masyarakat, khususnya warga Solo.
Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin mengatakan upaya penguatan moderasi beragama melalui program MPMB adalah solusi untuk menjawab ragam permasalaham keagamaan dan kebangsaan disituasi-kondisi sosial kemasyarakatan yang sangat rentan terfragmentasi.
"Setidaknya ada tiga hal tujuan program ini, pertama, untuk membangun profesionalitas dalam pengelolaan masjid oleh semua ekosistem masjid, antara lain bagi takmir, khatib atau penceramah, remaja masjid dan jamaah," kata Kamaruddin Amin kepada wartawan, Senin, (14/11-2022).
Kedua, lanjut Kamaruddin, MPMB bertujuan untuk mendiseminasikan cara pandang yang moderat, toleran, ramah, sehingga kenyamanan dan kerukunan tetap terjaga. Untuk capaian ketiga, MPMB dimaksudkan untuk memberdayakan dan memakmurkan masjidnya dan otomatis memberdayakan segenap jamaahnya.
“Dengan demikian, singkatan lain dari MPMB melingkupi ketiga tujuan ini adalah Masjid Profesional, Moderat, dan Berdaya,” tutur Kamaruddin.
Kamuaruddin menyebut akan terjadi revitalisasi peran masjid menjadi semakin profesional pengelolaannya, semakin moderat cara pandang dan paham keagamaan seluruh ekosistemnya, dan juga kian berdaya dalam memberdayakan umatnya.
Dengan terbangunnya cara pandang, sikap dan perilaku beragama yang toleran, anti-kekerasan, menghormati budaya, kebhinnekaan dalam kemajemukan, sehingga tercipta serta terjaga keharmonisan yang tentunya dapat mengakselerasi setiap upaya-upaya pembangunan bangsa dan negara .
Untuk mencapai tujuan itu, serangkaian kegiatan telah dan terus dilakukan. Setelah pengenalan profil masjid untuk mendapat pemahaman yang memadai tentangnya, lalu dilakukan engagement atau sosialisasi dengan stakeholders masjid untuk terbangun kesepahaman dan atau langkah bersama untuk dmenata masjid.
“Insya Allah, program MPMB akan menjadi solusi dari ragam permasalaham kebangsaan dan keagamaan yang ada ditengah masyarakat, dimana takmir, remaja masjid, imam dan khotib diberikan pelatihan dan pemahaman penuh akan wawasan keislaman dan kebangsaan yang utuh,” jelas Kamaruddin.
Kamarudin menilai ruh dari moderasi beragama adalah rasa dan perasaan toleransi antar umat, dimana kebhinnekaan sejatinya adalah kekuatan sekaligus energi bagi kesatuan serta keutuhan bangsa dan negara.
“Program MPMB Insya Allah dapat mengakselerasi ekosistem masjid yang mampu menggairahkan kegiatan keagamaan dan mengokohkan upaya penguatan Islam wasathiyah, Islam ramah, sekalgus menjadi speaker, amplifier serta influancer pentingnya moderasi beragama dihadapan masyarakat, agar turut serta menjadi instrumen penguat dan pemersatu bangsa,” pungkas Kamaruddin. (OL-13)
Kondisi Masjid Syuhada Tamiang sebelumnya cukup memprihatinkan karena tertutup material lumpur, noda, serta kerak sisa bencana yang mengeras.
AWAL Oktober kemarin, saya berkesempatan hadir menjadi salah satu pembicara pada ajang the 4th PCINU Belanda’s Biennial International Conference di University of Groningen, Belanda.
Masjid ini dirancang menjadi pusat ekosistem terpadu yang menggabungkan aspek spiritual, kewirausahaan (ecopreneurship), dan pemberdayaan masyarakat.
Masjid perlu terus dimakmurkan dan dimanfaatkan sebagai sarana membangun masyarakat yang religius sekaligus mandiri.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Masjid Nurul Hidayah Kebayoran Baru Jakarta Selatan meluncurkan Program Sedekah Barang.
Kemenag dan Kemenkop UKM menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis untuk membangkitkan dan memperkuat ekonomi umat
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyambut kedatangan Presiden Uni Emirat Arab di Gedung Putih, Senin (23/9).
Presiden Joko Widodo dan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) meresmikan Masjid Raya Sheikh Zayed di Surakarta, Jateng.
PRESIDEN Joko Widodo bersama Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohamed bin Zayed Al-Nahyan pagi tadi (Senin, 14/11) meresmikan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Masjid Raya Sheikh Zayed Solo akan memiliki banyak aktivitas untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan meningkatkan kualitas kesalehan umat.
Hubungan antara kedua negara berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. UEA merupakan rumah bagi satu-satunya cabang asing museum Louvre.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved