Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Relawan Puan kembali mengadakan kegiatan sosial di tiga kota dan kabupaten. Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat dukungan untuk Puan Maharani sekaligus menggalang dukungan baru untuk Puan Maharani.
Di Provinsi Jawa Barat, Relawan Puan menggelar kegiatannya di Kabupaten Kuningan dan Kota Cirebon. Sedangkan untuk di Provinsi Jawa Timur kali ini, Relawan Puan menggelar kegiatan mereka di Kota Malang.
Adapun ragam kegiatan yang dilakukan kali ini adalah pembagian 1.000 paket sembako untuk masyarakat yang kurang mampu, senam asik bersama Relawan Puan yang diikuti ratusan emak-emak dan lomba futsal yang diikuti oleh Generasi Milenial dan Generasi Z.
Turnamen Futsal sendiri merupakan kegiatan perdana Relawan Puan dalam mengasah bakat sepak bola bagi para generasi muda,
Relawan Puan pun sadar akan potensi yang dimiliki terutama sepak bola. Dan diharapkan dapat mencetak pemain yang berkualiatas dengan adanya lomba futsal tersebut.
Budiman selaku koordinator turnamen futsal Relawan Puan, optimistis dengan adanya kegiatan tersebut dapat menumbuhkan semangat berjuang serta dapat mengenalkan Puan Maharani kepada para generasi muda.
Baca juga: Warga Cirebon Dukung Puan Maharani untuk Maju di Pilpres 2024
"Kita adakan turnamen ini dengan harapan bisa menumbuhakn semangat para pemuda untuk tetap bersaing dengan sportifitas, dan tidak lupa untuk mengenalkan sosok Puan Maharani sebagai calon pemimpin yang tepat untuk Indonesia," tandanya.
Selain kegiatan kreatif seperti senam asik dan lomba futsal, Relawan Puan juga menggelar bakti sosial yang bertemakan "Relawan Puan Berbagi".
Dalam kegiatan tersebut, Relawan Puan menyebar ratusan paket sembako kepada masyarakat Jawa Barat dan Jawa Timur dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat.
Koordinator Relawan Puan Kota Cirebon, Annisa mengatakan dukungan terhadap Puan Maharani semakin solid dan terus mengalir dari berbagai golongan, mulai milenial hingga generasi tua.
“Melalui kegiatan ini, kita bisa melihat bahwa dukungan agar Puan Maharani maju di pemilihan presiden tahun 2024 mengalir dari semua kalangan, tidak hanya dari generasi tua aja, tapi juga dari anak-anak muda,” ujar Annisa, Koordinator Relawan Kota Cirebon.
Para Relawan Puan Jawa Barat dan Jawa Timur berharap, semoga dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, Relawan Puan di seluruh Indonesia semakin solid dan semakin bertambah banyak.
Mereka siap mengawal Puan agar dapat maju sebagai capres di pilpres 2024 mendatang. (RO/OL-09)
Salah satu poin krusial yang disoroti adalah keberlanjutan proses reformasi di institusi Polri, Kejaksaan, hingga lembaga peradilan.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
KETUA DPR RI Puan Maharani menyampaikan ucapan selamat merayakan Natal 2025 kepada seluruh umat Nasrani di Indonesia serta selamat menyambut Tahun Baru 2026.
KETUA DPR RI, Puan Maharani mengimbau Pemerintah Daerah (Pemda) agar tidak menggelar perayaan pergantian tahun 2026 secara berlebihan atau euforia.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak perempuan Indonesia mengambil peran aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
Seluruh rumah sakit, terutama yang berada di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), tidak boleh menolak warga mendapatkan layanan medis.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved