Sabtu 05 November 2022, 17:55 WIB

Gubernur Kepri Ajak Masyarakat Salat Khusuf Saat Gerhana Bulan

mediaindonesia.com | Nusantara
Gubernur Kepri Ajak Masyarakat Salat Khusuf Saat Gerhana Bulan

ANTARA/Dedhez Anggara
Fase gerhana bulan total terlihat di kawasan pesisir pantai utara Indramayu, Jawa Barat, Rabu (27/5/2021) lalu.

 

GUBERNUR Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengajak masyarakat manfaatkan momen gerhana bulan total yang terjadi pada 8 November 2022 dengan melaksanakan salat khusuf.

"Saya mengajak masyarakat untuk dapat manfaatkan momen gerhana bulan total nanti dapat melaksanakan salat khusuf," ujar Gubernur Ansar di Batam Kepulauan Riau, Sabtu (5/11).

Menurut Ansar, fenomena alam yang jarang terjadi itu juga bisa dimanfaatkan masyarakat meminta doa kepada Allah SWT untuk perlindungan dan kesejahteraan.

Selain itu, Gubernur juga mengimbau kepada nelayan maupun masyarakat yang berada di pesisir pantai agar selalu waspada dengan adanya dampak gerhana bulan ini seperti naiknya ketinggian air laut.

"Selalu waspada, karena pada saat gerhana bulan ini akan ada air pasang yang lebih tinggi. Sering-sering memantau informasi yang diberikan oleh BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)," kata dia.


Baca juga: Gelar Pelatihan Sosmed, Sahabat Sandi Uno Maros Dorong UMKM Berdaya Saing Global


Diberitakan sebelumnya, BMKG Hang Nadim Batam mengatakan masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) dapat melihat fenomena gerhana bulan total yang terjadi pada 8 November nanti.

"Kalau dilihat dari data grafik BMKG pusat, gerhana bulan total itu bisa dilihat di Indonesia bagian barat. Kepri itu masuk bagian barat,
untuk seluruh daerah termasuk Natuna dan Anambas yang ada di bagian utara juga bisa melihat gerhana itu," ujar Analis dan Prakirawan BMKG Hang Nadim Batam, Nizam Mawardi, melalui pesan aplikasi.
 
Nizam menjelaskan, untuk waktu kemunculan gerhana bulan total di  wilayah Kepri diperkirakan akan terjadi pada waktu sore hari atau sore menjelang malam hari.

"Di wilayah Kepri gerhana bulan total akan muncul bersamaan dengan waktu terbit bulan," katanya.

Fenomena alam ini juga bisa dinikmati di berbagai tempat asalkan tidak terkendala oleh cuaca seperti tertutup awan atau hujan.

"Di mana saja bisa, yang penting tidak tertutup awan atau hujan. Karena berlangsungnya itu menjelang malam, kalau tidak ada kendala akan
terlihat jelas," katanya. (Ant/OL-16)

Baca Juga

Medcom

Kasus DBD Mulai Muncul, Warga Kota Kupang Diminta Waspada

👤Palce Amalo 🕔Rabu 30 November 2022, 18:20 WIB
DEMAM Berdarah Dengue (DBD) mulai menyerang warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu...
ANTARA FOTO/Novrian Arbi

Pemkab Tangerang Salurkan bantuan untuk Cianjur Rp1 Miliar

👤Sumantri 🕔Rabu 30 November 2022, 18:19 WIB
Bantuan tersebut langsung ditransfer melalui kas daerah Kabupaten Tangerang ke kas daerah Kabupaten Cianjur Jawa...
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Penyaluran Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur Tidak Merata

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 30 November 2022, 18:15 WIB
Hal itu disebabkan banyak bantuan yang tidak disalurkan melalui posko terpadu yang telah disediakan oleh pemerintah daerah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya