Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BISNIS food and beverage (F&B) atau industri yang menyajikan makanan dan minuman di Bali terus membaik. Tepatnya, memasuki kuartal IV 2022 atau jelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.
Kafe dan restoran di beach club sekitar Bali Selatan, bahkan bisa mengantongi omzet mulai Rp3 juta hingga Rp1 miliar per hari. Hal tersebut dikemukakan Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali Ida Bagus Agung Partha Adnyana.
"Jumlah tersebut membuat bisnis restoran dan kafe membaik, karena tumbuh melebihi 100%,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (2/11).
Baca juga: Wah, Kunjungan Wisman pada September 2022 Naik 10.000%
Adnyana mencontohkan kawasan Seminyak dan Canggu, di mana aktivitas perekonomiannya sudah normal seperti masa sebelum pandemi covid-19.
"Jika pemilik modal sudah berani buka restoran hingga kafe, berarti mereka sudah percaya bahwa Bali telah bangkit,” imbuhnya.
Tingkat hunian kamar hotel dan villa juga dinilai terus membaik. Pemesanan vila dan resto di daerah Ubud contohnya, meningkat sejak Agustus.
Baca juga: KTT G20 Momentum Kebangkitan Pariwisata
"Bagi kami, biasanya November adalah bulan mati. Namun, dengan adanya KTT G20, itu menjadi berkah bagi kami," kata Gede Dananjaya Siadja, pemilik Siadja Gallery Tanamas Villas dan restoran Ocin.
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), perekonomian Bali ditopang oleh sektor akomodasi, makanan dan minuman, termasuk bisnis perhotelan dan restoran. Presidensi G20 2022 berdampak positif bagi perekonomian Bali sejak Januari.
Pertemuan G20 banyak digelar di Pulau Dewata, termasuk puncak KTT G20 pada tengah November. "G20 menjadi pendorong utama bagi bangkitnya Bali. Saat pandemi, banyak bisnis yang tutup, termasuk restoran dan kafe, karena sepi pembeli," jelas Kepala Perwakilan BI Bali Trisno Nugroho.(OL-11)
Istilah sustainable tourism kini mulai berevolusi menjadi regenerative hospitality, sebuah konsep di mana pelaku industri tidak hanya berusaha meminimalisasi dampak negatif,
Tren terbaru menunjukkan bahwa bagi Generasi Z, pengalaman kini menjadi faktor utama yang mendorong keputusan perjalanan, melampaui pertimbangan harga semata.
Pembangunan Bandara Internasional Chinchero di Peru menuai kontroversi. Mampukah infrastruktur ini menampung lonjakan wisatawan tanpa merusak kesucian Lembah Suci?
Pulau Sumba semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi unggulan pariwisata Indonesia.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, bertransformasi menjadi kawasan pedestrian penuh mulai 2026.
Restoran ini dikenal bukan hanya karena sajian makanannya, tetapi juga karena suasana santai yang merepresentasikan gaya hidup khas pantai California.
PERUSAHAAN aset kripto Indodax menjalin kolaborasi dengan restoran cepat saji KFC Indonesia.
ULUWATU selalu punya cara sendiri untuk membuat liburan akhir tahun terasa istimewa.
KREATOR konten dengan lebih dari 9,7 juta pengikut di TikTok, Ello MG, berkolaborasi dengan penjual oseng telur gerobakan yang sempat viral di media sosial, Pewlin.
AFFA menggelar aksi damai di depan Plataran Hutan Kota, menyerukan agar perusahaan hotel mewah Plataran Group segera berkomitmen terhadap kebijakan telur bebas sangkar.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan PHRI DKI Jakarta pada April 2025 terhadap anggotanya, tercatat 96,7% hotel melaporkan terjadinya penurunan tingkat hunian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved