Rabu 02 November 2022, 14:36 WIB

Satgas Covid-19 Kota Bandung Belum Keluarkan Rekomendasi CFD

Naviandri | Nusantara
Satgas Covid-19 Kota Bandung Belum Keluarkan Rekomendasi CFD

ANTARA
Ilustrasi car free day

 

RENCANA Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Jawa Barat (Jabar), kembali menggelar kegiatan car free day (CFD) di tiga lokasi di akhir pekan ini kemungkinan tidak akan terwujud. Pasalnya Satgas Covid-19 Kota Bandung belum memberikan rekomendasi kegiatan CFD.

Ketua Harian Satgas COVID-19 Kota Bandung Asep Gufron di Bandung Rabu (2/11) mengaku, belum berkoordinasi dengan dinas terkait yang 
menginisiasi kembali CFD. Asep juga mengaku belum memberikan rekomendasi tentang kegiatan CFD. "Satgas belum mengeluarkan surat persetujuan PPKM," jelasnya.

Saat ini Pemkot Bandung masih berada di PPKM Level 1. Data dari covid19.bandung.go.id, hingga 31 Oktober 2022, kasus aktif di Bandung mencapai 576 pasien.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung telah menerbitkan pernyataan tentang rencana digelar kembalinya CFD yang akan digelar di tiga titik yakni kawasan Cikapayang Jalan Dago, Jalan Buahbatu dan Jalan Asia Afrika. Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban Transportasi (KKT) Dinas 
Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Asep Kuswara membenarkan adanya rencana itu. Asep mengatakan sudah dua tahun pemkot tak menggelar CFD karena pandemi Covid-19.

"Rencananya, CFD dimulai lagi pada Minggu, (6/11), ini kan pertimbangannya untuk masyarakat agar bisa merasakan suasana lagi setelah tidak ada CFD. Kemudian, kedua untuk sosialisasi dan ketiga untuk olahraga," terangnya.

Saat ini lanjut Asep, kegiatan CFD  masih menunggu arahan dan keputusan Wali Kota Bandung. Untuk menggelar kembali pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan OPD terkait beserta kewilayahan, yang pada prinsipnya mendukung adanya CFD.

"Hasil rapat pada prinsipnya semua setuju dan masalah anggaran pun sudah diusahakan ada di anggaran perubahan dan cair tahun ini hanya untuk kegiatan CFD sampai Desember 2022 atau dua bulan senilai Rp100 juta-Rp150 juta di tiga titik tadi," lanjutnya.

Asep mengimbau agar masyarakat bila nantinya CFD diperbolehkan, tetap mesti mengikuti tata tertib, semisal tak diperbolehkan membawa hewan peliharaan, senjata tajam, minuman keras dan berjualan di trotoar. "CFD itu tujuannya berolahraga, silaturahim dan berkumpu, yang paling penting harus menjalankan protokol kesehatan karena masih di situasi pandemi," tambahnya. (OL-15)

Baca Juga

ANTARA/Umarul Faruq

Status Semeru Turun Jadi Siaga, Waspada Diimbau Tetap Waspada

👤Bagus Suryo 🕔Jumat 09 Desember 2022, 20:07 WIB
PVMBG merekomendasikan radius 13 kilometer tenggara Besuk Kobokan dan Kali Lanang steril dari semua aktivitas apa...
MI/ALEXANDER P TAUM

Program Transformasi Perpustakaan Antar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lembata Raih Penghargaan

👤Alexander P Taum 🕔Jumat 09 Desember 2022, 19:30 WIB
Program transformasi merupakan program dari Perpustakaan Nasional RI yang bertujuan menciptakan masyarakat sejahtera melalui transformasi...
Dok. Manzone

Kolaborasi Manzone-Bandros Ajak Explore Bandung Hingga Hitung Kacang

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 19:13 WIB
“Kampanye #momenbaik Manzone mengajak peserta untuk mengcapture momen kebersamaan dan pengalaman baik saat keliling kota Bandung...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya